Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tuntut Usut Dugaan Kasus Pemerasan, GP Ansor Datangi Polresta Sidoarjo
Selasa, 17-04-2018 | 16:27 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Setelah mendatangi Kejaksaan Negeri Sidoarjo terkait pengusutan kasus dugaan pemerasan, PC GP Ansor Sidoarjo akhirnya mendatangi Kapolresta Sidoarjo. GP Ansor meminta Kapolresta mengusut tuntas kasus dugaan pemerasan Desa Banjarsari yang telah ditangani Polsek Buduran.

Dengan didampingi kuasa hukum, dari Lembaga Badan Hukum Nahdlatul Ulama LBHNU, GP Ansor Sidoarjo mendatangi Kombespol Himawan Bayu Aji di Mapolresta Sidoarjo. Sejumlah GP Ansor dan LBHNU memasuki ruangan Kapolresta Sidoarjo tanpa pengawalan awak media karena dilarang untuk meliput pertamuan tersebut.
 
Namun, pertemuan itu tidak berlangsung lama. Hanya sekitar 30 menit. Tak lama kemudian GP Ansor keluar dari ruangan Kapolrestas Sidoarjo.

Menurut GP Ansor, dari hasil pertemuan tersebut, Kapolresta Sidoarjo akan membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas dugaan pemerasan di Desa Banjarsari yang saat ini ditangani oleh Polsek Buduran.
 
GP Ansor Sidoarjo sendiri, meminta kepada Kapolresta Sidoarjo untuk menghentikan surat penghentian penyelidikan perkara (SP3), karena tidak sesuai fakta. Pasalnya, keempat warga yang ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Buduran merupakan penangkapan yang tidak secara prosedural, melainkan dijebak.
 
Tiga dari empat warga tersebut, diajak salah satu oknum Polisi Buduran, untuk melakukan pertemuan, antara pihak kepala desa dan warga untuk mengambil sisa uang kompensasi debu di Polsek. Namun setiba di Polsek, ketiga warga malah ditangkap dan dijadikan tersangka atas dugaan pemerasan oleh PT Sigma.
 
Kuasa hukum GP Ansor, LBHNU Sidoarjo menduga banyak kejanggalan dalam kasus dugaan pemerasan di Desa Banjarasari. "Pasalnya, selain ada 4 warga yang dijadikan tersangka, terdapat 8 warga lagi yang dijadikan saksi. Namun telah membayar uang senilai Rp 8 juta kepada pihak kepala desa agar tidak ditahan," tuturnya.

Jika belum ada tindakan atau jawaban dari pihak Kepolisian Polrestas Sidoarjo, pihak LBHNU dan Ansor akan melaporkan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu Polda Jatim, Mabes Polri dan Komnasham.(end)

Berita Terkait


Bermodal Foto Bugil, Seorang Buruh Peras Korban Hingga Jutaan Rupiah

Pelaku Pemerasan Video Porno Diringkus Polsek Dampit

Diduga Lakukan Pemerasan, Oknum Wartawan Ditahan

Sudah P21, GP Anshor Datangi Kejaksaan Terkait Kasus Pemerasan Warga Banjarsari


LSM WKR Dukung Penyidik Tindak Pelaku Pemerasan

Lima Anak SD Jadi Korban Kekerasan dan Pemerasan oleh Oknum Tukang Kebun Sekolah

Dua Pelaku Pemerasan dengan Modus Korban Kecelakaan Diciduk Polisi

Diduga Pemerasan, Oknum Wartawan Gadungan Diringkus Polisi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber