Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Puluhan Kawasan Limbah Berbahaya Belum Tersegel
Senin, 16-04-2018 | 18:08 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Puluhan titik lokasi yang diduga tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun masih belum tersegel oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dari 92 titik lokasi masih terpasang 7 papan peringatan yang terpasang. Pemasangan papan ini dilakukan untuk memberikan warning warga akan bahaya penyebaran limbah tersebut.

Tim penegakan hukum dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini terus memeriksa lokasi yang diduga tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun. Di Desa Gedangan Kecamatan Sumobito Jombang ini, petugas masih menemukan limbah sluk aluminium baru saja terbuang.

Selain di lokasi persawahan, karung berisi limbah bahan berbahaya dan beracun ini juga ditemui sejumlah lokasi di desa yang sama.  Tumpukan karung ini sudah mengeras, menyerupai batu usai dijadikan tanggul sungai di kawasan tersebut.

Di lokasi yang sudah dipastikan mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ini petugas penegakan hukum ini langsung memasang papan peringatan.

Mohamad Yunus, Direktur Penegakan Hukum Pidana Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, papan larangan ini dipasang agar warga menghentikan pembuangan limbah berbahaya. "Saat ini sudah terpasang  papan larangan di tujuh titik lokasi dari 92 lokasi yang diduga tercemar limbah serupa. Ke depannya, petugas akan melakukan penindakan hukum agar tidak dilakukan pembuangan limbah yang membahayakan tersebut," kata Mohamad Yunus.

Saat ini sudah terdeteksi pembuangan limbah B3 di  Kecamatan  Sumobito, Kesamben dan Jogoroto. Limbah berasal dari pengrajin slag aluminium yang berada di kawasan tersebut.  Dari pengolahan slag aluminium ini tersisa limbah serbuk yang selama ini digunakan warga untuk sejumlah kebutuhan. Mulai pengurukan jalan, rumah, tanggul sungai hingga kebutuhan lainnya.

Usai dilakukan pemasangan papan larangan pemerintah akan melakukan rehabilitasi daerah tersebut agar tidak menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang terhadap masyarakat sekitar. (end)

Berita Terkait


Puluhan Kawasan Limbah Berbahaya Belum Tersegel

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua