Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Minus Pasokan, 2018 Jatim Impor 52.690 Ton Bawang Putih
Senin, 16-04-2018 | 17:28 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Berita Video : Minus Pasokan, 2018 Jatim Impor 52.690 Ton Bawang Putih
Surabaya pojokpitu.com, Harga bawang terus mengalami kenaikan. Hal itu terjadi karena minimnya pasokan, akibat panen di triwulan pertama 2018 yang masih rendah.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Hadi Sulistyo, menyampaikan untuk bawang merah Jatim mengalami surplus, tapi tingginya harga saat ini dikarenakan angka penen yang masih rendah. sedangkan untuk bawang putih Jatim mengalami minus, sehingga mengandalkan suplai dari impor dari sejumlah negara, yakni China, India, Vietnam dan Mesir.

"Untuk bawang merah produksi Jatim di 2017 sebesar 306.280 ton, sedangkan konsumsi Jatim hanya di angka 93.124 ton mengalami surplus 213.156 ton. Di 2018 target produksi 321.402 ton, mengalami surplus 228.278 ton," ungkapnya.

Hadi menjabarkan, untuk bawang putih di 2017 produksi Jatim hanya di angka 761 ton, sedangkan konsumsi Jatim sebesar 55.000 ton, terjadi minus sebesar 54.239 ton. "Angka itu menunjukan Jatim hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 1,4 persen. Sedangkan di 2018, target produksi mengalami peningkatan di kisaran 2.310 ton, dengan begitu mengalami minus sebesar 52.690 ton," ujarnya.


Hadi menjelaskan, minusnya bawang putih terjadi dikarenakan keterbatasan benih. Bahkan untuk memenuhi target produksi di 2018 dibutuhkan benih sebanyak 5.500 ton untuk lahan 11.000 hektar. Namun masih terjadi kekurangan benih sebesar 4.634 ton. Untuk itu, Jatim berusaha mengembangkan benih di sejumlah daerah dataran tinggi.

"Tahun ini Dinas Pertanian juga mengalakkan program tanam bawang, dikarenakan beberapa tahun lalu banyak petani yang beralih tanam dikarenakan kalah bersaing dengan bawang impor, mengakibatkan mereka beralih menanam kentang dan sayuran. Untuk itu Dinas Pertanian mengalakkan tanam bawang, dikarenakan sebenarnya kualitas bawang lokal dari segi rasa tidak kalah dengan bawang impor, bahkan lebih baik,? ungkapnya

Hadi menambahkan, selain itu untuk impor barang, juga terdapat kewajiban yang harus dilakukan importir, yakni menyisihkan 5 persen dari total impor yang masuk untuk pembibitan, itu wajib sesuai aturan Menteri Pertanian tentang rekomendasi impor holtikultura. Jika dilanggar maka produk impor tidak diperbolehkan masuk.
 (end)

Berita Terkait


Minus Pasokan, 2018 Jatim Impor 52.690 Ton Bawang Putih

Harga Bawang Putih dan Cabai Merangkak Naik


Truk Muatan Bawang Putih Terguling di Jalur Pantura

Pasca Lebaran, Bawang Putih Tetap Tinggi

6 Importer Bawang Putih Terindikasi Lakukan Kartel

Mendag Jamin Harga Bawang Putih Akan Turun
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Koneksi Gagal Mas query= insert into deteksi_terpopuler (urut,tgl,jam,key_urut_berita,judul_berita,ip,jumlah_baca,perangkat) values ('4691431','2018-04-20','23:18:20','62579','Minus Pasokan, 2018 Jatim Impor 52.690 Ton Bawang Putih ','54.166.172.33','1','desktop')