Berita Terbaru :
Seorang Bayi Ditemukan Tewas Dengan Kondisi Masih Terbungkus Ari-Ari
Satu Keluarga di Ponorogo Terpapar Covid 19
Tiga Reaktif dan Satu Positif Covid 19 Gedung Dewan Ditutup Total
86 Santri Gontor Kampus 2 Dinyatakan Sembuh dari Covid 19
Dua Ratusan ASN Terlambat Masuk Kerja, Diberi Sanksi Khusus Oleh Bupati
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
   

Belajar Arum Jeram, 1 Mahasiwa Tewas Terseret Arus Sungai Pait
Peristiwa  Senin, 16-04-2018 | 12:05 wib
Reporter : Pulung Aji
Foto Ilustrasi.dok pojokpitu.com
Kediri pojokpitu.com, Seorang mahasiswi nganjuk tewas terseret sungai Pait di desa Kandangan Kabupaten Kediri. Kejadian Minggu (15/4) pukul 14.30 Wib itu, saat beberapa mahasiswa sedang belajar arum jeram dengan perahu karet menyusuri Sungai Pait.

Korban tewas bernama Mufidatul Anisa (19) Mahasiswi UNP Jurusan Matematika warga Desa Teken Kecamatan Loceret Nganjuk. Kronologis kejadian, terdapat 6 mahasiswa menaiki perahu karet berangkat dari Dusun Mloyo Desa Mlancu Kecamatan Kandangan Kedir. Rencana perjalanan perahu karet ini finish di Basecamp di tepi sungai Gang Keramat Jl.Sooko Desa Kandangan.

Menurut Mirza Islami Gigih Hari Saputro saksi kejadian, sebelum sampai tiba di finish kurang lebih sekitar 200 meter, perahu karet yang ditumpangi rombongan mengalami kecelakaan menabrak batu sungai. Semua penumpang terjebur dan terseret arus sungai yang saat itu terjadi arus deras. "Korban Mufidatul Anisa sempat terseret arus sekitar 1 km dan berhasil di tolong oleh beberapa warga," kata Mirza.

Korban Mufidatul Anisa langsung dinaikan ke tepi sungai dan dibawa ke Puskesmas Kandangan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Untuk korban yang lainnya dalam rombongan perahu karet Jumrotun Munawaroh, Khusnul Solikah, Nurlatif Doni Fatria, Heru Kurniawan dan Mirza Islami Gigih Hari Saputro dalam keadaan selamat, hanya sedikit terluka.

Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang selamat. Sementara korban tewas segera dirujuk ke Kamar Mayat RS Bayangkara Kediri untuk otopsi. (pul)

Berita Terkait

Dua Wisatawan Asal Karawang Tewas Tenggelam di Pantai Paseban

Jenazah Pelajar Tenggelam Berhasil Dievakuasi

Pencari Cacing Tewas Tenggelam, Begini Cerita Awalnya

Diduga Terpeleset, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Telaga
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  4 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  6 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  3 jam

Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber