Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Protes Warga Kaibon Dengan Mancing Gratis di Proyek Saluran Air
Senin, 16-04-2018 | 11:39 wib
Oleh : Tova Pradana
Berita Video : Protes Warga Kaibon Dengan Mancing Gratis di Proyek Saluran Air
Madiun pojokpitu.com, Ratusan warga RT 13, Desa Kaibon, Kecamatan Geger , Kabupaten Madiun memancing di saluran proyek normalisasi salurna air yang masih dalam pengerjaan. Tak hanya itu warga juga memasang poster bernada protes atas proyek pembangunan yang tak kujung kelar itu.

Peserta mancing mulai dari anak anak hingga orang dewasa. Aksi memancing dilakukan oleh ratusan warga ini merupakan bentuk protes warga terhadap pemerintah desa setempat.  Warga juga memasang beberapa poster bernada protes atas proyek desa yang tak kunjung kelar tersebut .

Warga merasa proyek normalisasi saluran itu ada kejanggalan. Lantaran hampir 2 bulan lebih masa pengerjaan baru proses pengerukan. Proyek normalisasi saluran air sepanjang 150 meter dengan lebar 1,5 meter itu seharusnya sudah mulai pengecoran. Warga yang rumahnya terdampak proyek tersebut mengaku resah dan terganggu aktifitasnya .

Menurut Sutrimo, koordinator aksi, sudah mengadu kepada pihak pemerintah desa. Namun belum ada kejelasan konfirmasi dari pihak desa, kapan proyek normalisasi di RT 13 tersebut akan dilanjutkan. (pul)

Berita Terkait


Memperingati HUT ke 61, Semen Indonesia Ngajak Mancing Bersama Media

Mancing Ikan di Sungai Bengawan Solo Jadi Pilihan Liburan Favorit

Protes Warga Kaibon Dengan Mancing Gratis di Proyek Saluran Air

Terendam Banjir, Lahan Sawah Dijadikan Wisata Pemancingan


Terpeleset Saat Memancing, 2 Bocah Tenggelam di Waduk

Seorang Anak Tewas Tenggelam Saat Mancing

Protes Warga Kaibon Dengan Mancing Gratis di Proyek Saluran Air

Jalan Rusak, Warga Protes Dengan Memancing
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber