Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Choirul Bariyah, ibu yang melahirkan bayi kembar siam dempet dada dan perut di Lamongan, hanya bisa pasrah karena terkendala biaya. Foto: Ahmad Zainuri
Ibu Bayi Kembar Siam Anindita dan Anindia Hanya Bisa Pasrah
Sabtu, 14-04-2018 | 17:09 wib
Oleh : Ahmad Zainuri,Harry Saktiono
Lamongan pojokpitu.com, Choirul Bariyah, ibu yang melahirkan bayi kembar siam dempet dada dan perut di Lamongan, hanya bisa pasrah karena terkendala biaya. Namun, dinas kesehatan menyatakan siap membiayai operasi pemisahan bayi kembar siam, yang saat ini sudah berada di RSUD Dokter Soetomo Surabaya.

Ibu 32 tahun, warga Desa Keongan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, pasca melahirkan bayi kembar siam hingga kini masih menjalani cek up kesehatan. Istri Timuzin Nofianto ini, harus dirawat karena tensi darahnya menurun dan mengalami sesak nafas.
 
Terkait kondisi anaknya yang saat ini sudah berada di RSUD Dokter Soetomo Surabaya, dirinya mengaku bingung dan hanya bisa pasrah.

"Jika masih rejeki, kita akan merawat kedua anaknya. Namun, jika tuhan menghendaki lain saya siap merelakan," jelas Choirul Bariyah.
 
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat, usai melakukan koordinasi dengan direktur rumah sakit ibu dan anak fatimah Lamongan mengatakan, kasus bayi kembar siam dempet dada dan perut butuh perhatian khusus, karena itu harus dibantu.

Proses pemisahan Anindita dan Anindia membutuhkan biaya besar, sekitar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta rupiah, tergantung kondisi bayi.
 
Pembiayaan akan ditanggung melalui BPJS kesehatan daerah, Taufik Hidayat menegaskan, tidak ada masalah dengan pembiayaan operasi pemisahan Anindita-Anindia, karena ada dana shering antara provinsi dan pemerintah Kabupaten Lamongan.
 
Diberitakan sebelumnya, Choirul Bariyah istri dari Tumizin, Jumat (6/4) lalu, melahirkan bayi kembar siam dempet dada dan perut, berjenis kelamin perempuan dengan berat 4,2 kilo.
 
Bayi tersebut sempat dirawat selama 6 hari di rumah sakit ibu dan anak fatimah Lamongan. Pada Rabu (11/4)l, Anindia dan Andita sudah dirujuk ke RSUD dokter soetomo Surabaya, untuk menjalani operasi pemisahan. (yos)




Berita Terkait


Kasihan, Bayi Kembar Siam Menyusul Khalisa Meninggal Dunia

Innalillahi, Khanisa Bayi Kembar Siam Asal Ternate Meninggal Dunia

Masih Tahap Pemulihan, Bayi Kembar Siam Sudah Dapat Minum

Bismillah, Pagi Ini Bayi Kembar Siam Khanisa-Khalisa Mulai Operasi Pemisahan


Bayi Kembar Siam Asal Ternate Tiba di RSU dr Sutomo

Bayi Kembar Siam Asal Lamongan Tidak Bisa Dipisahkan

Bayi Kembar Siam Di Probolinggo Tidak Bisa Dioperasi

Jika Kondisi Membaik, Kembar Siam Asal Lamongan 3 Bulan Mendatang Operasi Pemisahan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber