Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pelaku dibekuk, setelah petugas mempelajari dari data transaksi dan CCTV di mesin ATM wilayah Ngadiluwih Kabupaten Kediri Jawa Timur. Foto: Muhammad Zainurofi
Sindikat Kejahatan Skimming Akhirnya Dibekuk Polisi
Kamis, 12-04-2018 | 17:42 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Sindikat kejahatan perbankan dengan modus skimming yang meresahkan masyarakat di Kediri dan sejumlah wilayah di Indonesia, beberapa pekan lalu akhirnya dibekuk. Dalam aksi itu, pelaku menggunakan spy cam, yang dipasang di mulut ATM dengan hanya hitungan detik.

Hingga diamankan, sindikat yang dikendalikan oleh Mr X di Jakarta, ini telah mendapatkan ratusan juta rupiah. Kelima dari 8 tersangka, yang diamankan tim gabungan kepolisian Polres Kediri, Densus 88 serta tim IT Polda Jawa Timur dan Bareskrim Mabes Polri.

Pelaku dibekuk, setelah petugas mempelajari dari data transaksi dan CCTV di mesin ATM wilayah Ngadiluwih Kabupaten Kediri Jawa Timur. Mereka adalah Supeno dan M. Toyib warga Kabupaten Kediri, Nur Mufid warga Kabupaten Kendal, Mustofa warga Kedungwaru Tulungagung, Sujianto warga Pasirian Lumajang, serta Ahmad Rido, Sugianto dan Siswanto, warga Jawa Tengah, yang kini menjalani pemeriksaan di Polres Pekalongan dengan kasus serupa.

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan menjelaskan, peran mereka beragam. Supeno sebagai jenderal di lapangan yang mengatur dan mengawasi komplotannya, untuk memasang spy cam di mulut ATM yang diincar. Hal tersebut dilakukan dengan hanya hitungan detik, menggunakan alat pinset yang telah dimodifikasi.

"Sementara pemilihan lokasi, komplotan itu mendeteksinya dari struk yang dibuang ditempat sampah. Dari kode di struk tersebut, dapat diketahui bisa atau tidaknya mesin atm tersebut dipasang alat rakitan itu," jelas AKBP Erick Hermawan.

Kemudian Supeno, bertugas  mengkloning data dengan menggunakan mesin magnetic stripe reader dan mengirimkannya ke Mr X, jaringan paling atas yang kini buron.

Mr X inilah yang awal mengajarkan Supeno, praktek kejahatan perbankan tersebut. Kemudian yang lain bertugas membuat duplikat kartu ATM dari kartu bekas, serta menariknya secara tunai di wilayah Jawa Tengah.

"Hingga diamankan, sindikat ini telah mendapatkan sekitar Rp 500 juta, yang digunakan untuk operasional komplotannya, kebutuhan hidup dan foya foya," tambahnya.

Kini barang bukti 322 kartu ATM dan peralatan skimming disita oleh petugas, sementara pelaku terancam pasal 46 dan atau 48 undang undang RI nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektrnik dan atau pasal 363 KUHP dan atau 362 atau pasal 378 KUHP. (yos)

Berita Terkait


Sindikat Kejahatan Skimming Akhirnya Dibekuk Polisi

Antisipasi Kejahatan Skimming Polres Malang Gelar Patroli Atm

Antisipasi Skimming, Polisi Sidoarjo Rajin Periksa Mesin ATM

Bank Mandiri Telah Kembalikan Uang Korban Skimming


Bank Mandiri Telah Kembalikan Uang Korban Skimming

Polda Jatim Akan Turunkan Tim Dalami Kasus Skimming

Pakar ini Bilang Skimming ATM Sudah Masif

Bank Indonesia : Kasus Skimming di Bank Mandiri Masih Diinvestigasi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber