Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Pengaduan secara tertulis, sebab disinyalir putusan majelis hakim dengan ketua Unggul Mukti Warso telah bocor ke publik. Foto Iman
Hakim PN Surabaya Kembali Dilaporkan ke Bawas MA
Kamis, 12-04-2018 | 14:05 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang menyidangkan kasus perkara penipuan dan penggelapan yang menjerat bos Pasar Turi, Henry Jacosity Gunawan diadukan ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pengaduan Kamis (12/4) siang oleh Gerakan Putra Daerah Surabaya. Pelaporan tersebut terkait dugaan bocornya putusan majelis hakim persidangan dengan ketua Ungul Mukti,  telah bocor sebelum diputus. Rencana sidang putusan akan digelar Senin depan terkait perkara dengan terdakwa Hendry J Gunawan.

Dalam laporannya tersebut, Wanto pelapor dari GPD meminta agar Bawas MA menanggapi pengaduannya dan memeriksa majelis hakim yang diketuai Unggul Mukti Warso. Bahkan menjatuhkan sanksi hingga ke pemecatan.

Sebenarnya pengaduan ke Bawas MA oleh GPD bukanlah yang pertama. Sebelumnya hakim Unggul Mukti Warso juga pernah dilaporkan saat memimpin sidang kasus penipuan dan penggelapan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Laporan GPD tersebut diterima Yugus Dwi Prasetyo, selaku inspketur wilayah Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Namun Yugus belum bisa memastikan kapan Tim Bawas MA diterjunkan ke PN Surabaya untuk melakukan pemeriksaan pada majelis hakim. "Kami tidak memberikan toleransi pada hakim yang bermasalah,  terlebih jika laporan GPD tersebut terbukti kebenarannya," tegas Yugus Dwi Prasetyo. 

Seperti diketahui, kasus pidana ini bermula dari jual beli tanah antara Henry dengan klien dari notaris Caroline C Kalempung. Tanah yang dijual belikan tersebut berada di Celaket, Malang dengan harga Rp 4,5 miliar.

Namun setelah membayar lunas, Henry tak menyerahkan sertifikat tanah tersebut pada klien dari notaris Caroline C Kalempung. Henry justru menjual kembali tanah itu pada pihak lain dengan harga yang lebih tinggi yakni Rp 10,5 miliar.

Peristiwa itu akhirnya dilaporkan notaris Caroline C Kalempung ke Polrestabes Surabaya, hingga akhirnya memunculkan status tersangka untuh Hendri J Gunawan. (pul)

Berita Terkait


Hakim PN Surabaya Kembali Dilaporkan ke Bawas MA

Hakim Yang Menyidangkan Hendri J Gunawan Didemo

Mulai Hari Ini Hendri J Gunawan Ditahan Kejaksaan

Tiba-Tiba Henry J Gunawan Datangi Polda Jatim, Ada Apa?

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber