Berita Terbaru :
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
   

Semangat Penyandang Tuna Netra Ikuti Unas
Mataraman  Selasa, 10-04-2018 | 16:35 wib
Reporter : Tova Pradana
Seorang siswi berkebutuhan khusus di?Kabupaten Madiun, juga ikut serta dalam ujian nasional setingkat SMA tahun ini. Foto Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Seorang siswi berkebutuhan khusus di Kabupaten Madiun, juga ikut serta dalam ujian nasional setingkat SMA tahun ini. Meski bukan menggunakan perangkat komputer, namun semangat yang tinggi siswa tuna netra mengikuti ujian nasional dengan soal dan jawaban huruf braile sangat tinggi.

Selasa (10/4) siang, Savira Oktaviana didampingi oleh gurunya masuk kerungan ujian, gadis 24 tahun Arga Sukorejo, itu tampak semangat dlaam menghadapi ujian naisonal setingkat SMA yang digelar serentak oleh pemerintah. Meski menggunakan perangkat yang berbeda, Savira penyandang tuna netra itu nampak berhati hati dalam memahami soal ujian nasional yang berhuruf braile.

Pihak guru dari SMA luarbiasa Al Hidayah Mejayan, juga membantu Savira dalam menerangkan soal. Setiap hari, dirinya harus mengerjakan soal ujian nasional yang berjumlah 50 puluh soal, yang kerjakan sendiri selama kurun waktu 1 jam diruang ujian.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA luar biasa Al Hidayah mejayan Triwiani menerangkan, peran guru pendamping di ruang ujian Savira yakni untuk membantu penyandang tuna netra itu hanya memahami soal ujian.

"Pelaksanaan ujian nasional SMALB dengan huruf braile ini baru dilaksanakan sekali ini," jelas Triwiani.

Selain Savira Oktaviana, SMALB Al Hidayah juga menggelar ujian nasional berjenjang SMA bagi penyandang tuna grahita dan tuna rungu. Ujina nasional itu diikuti oleh 2 siswa. (yos)

Berita Terkait

Antispasi Virus Corona, Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer Berlangsung Ketat

Siswa Tersangkut Kasus Hukum Tetap Mengikuti UNBK

Tangis Haru Warnai Istigosah Para Pelajar Jelang UNBK di SMKN 2 Bojonegoro

SMKN 1 Bojonegoro Siap Hadapi UNBK 2020
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  12 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  4 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  4 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber