Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Tak Sudi Dekat Sama Marquez Lagi, Rossi Lebay
Selasa, 10-04-2018 | 09:13 wib
Oleh :
pojokpitu.com, Valentino Rossi mengungkap alasannya tak mau menerima kunjungan Marc Marquez di paddock, usai insiden senggolan Marquez - Rossi dalam MotoGP Argentina di Termas de Rio Hondo, Senin (9/4) dini hari WIB.

Hubungan tak harmonis Rossi dan Marquez sepertinya bakal makin buruk usai senggolan yang terjadi saat balapan penuh drama di Argentina tersisa empat lap lagi.

"Jika Anda melakukan kesalahan, sesuatu yang buruk, Anda harus memiliki keberanian untuk datang sendiri meminta maaf," kata Rossi seperti dikutip dari Marca.

"Tidak dengan kamera yang mengikuti Anda, tidak dengan manajer Anda. Harus memiliki rasa hormat," imbuh pembalap tertua (39 tahun) di MotoGP 2018 itu.

Marquez memang telah mencoba meminta maaf dengan cara mengunjungi paddock bernomor 46. Namun, kedatangan Si Bayi Alien, julukan Marquez, diadang kru Rossi. Marquez pun diusir.

"Dia sengaja mencari masalah buat pembalap lain. Itu adalah strateginya, mencari kaki lawan. Dia menghancurkan MotoGP," kata Rossi.
Saat disinggung apakah insiden ini akan memperpanjang masalah di antara mereka, Rossi dengan ringan menjawab.

"Saya tidak punya hubungan dengan Marquez setelah 2015 (insiden di MotoGP Malaysia). Kini setelah overtaking yang berisiko itu, Marquez harus menjauh dari saya, jangan lagi dekat melihat wajah saya," tutur Rossi.

Di luar pengakuan dan kemarahan Rossi, seorang mekanik yang juga pemerhati MotoGP, Fajar Novrian (43) alias Jarwo menilai kali ini Rossi lebay alias terlalu berlebihan.

"Balapan MotoGP memang mempertaruhkan nyawa pembalap. Bayangin aja, melaju dengan kecepatan super. Namun dengan pengalamannya, seharusnya Rossi bisa menghindari insiden (jatuh) itu," kata Jarwo.

Selain menyaksikan tayangan langsung balapan MotoGP Argentina, Jarwo yang mengaku penggemar Rossi ini juga sudah melihat berulang kali dari berbagai sumber saat insiden senggolan Marquez - Rossi itu terjadi.

"Ada sepersekian detik buat Rossi untuk menghindari insiden jatuh dari motor. Soal senggolan, buat pembalap MotoGP seharusnya sudah biasa, apalagi sama Marquez. Rossi juga pasti sudah tahu Marquez yang berada di belakangnya lebih cepat beberapa detik," tutur Jarwo.

Dia menilai, Rossi sedikit memanfaatkan momen atau anggapan saat ini di mata pembalap kelas utama, bahwa Marquez adalah musuh bersama, yang punya gaya membalap urakan.

"Namun, semua juga tahu, beberapa tahun lalu, gaya membalap Rossi tidak jauh beda dengan Marquez saat ini. Nekat demi hasil terbaik saat balapan," pungkas Jarwo. (adk/jpnn/end)

Berita Terkait


Tak Sudi Dekat Sama Marquez Lagi, Rossi Lebay

Pembalap Honda di Baris Depan, Mana Rossi dan Vinales?

Pembalap Moto GP Dilengkapi Airbag Mulai 2018

Start Buruk, Akhirnya Marquez Menang di GP Aragon

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber