Berita Terbaru :
Eka Eki
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Kapolda Kunjungi Kampung Tangguh di Lamongan
Alhamdulillah, 42 Persen Pasien Covid-19 di Tulungagung Telah Sembuh
Total Pasien Sembuh di Jatim Tembus 699 Orang
Sistem Zonasi Akan Diterapkan Per Wilayah Kabupaten Kota
Meski Di Tengah Pandemi, Kanim Selesaikan Ribuan Paspor Haji
PT KAI Daop 8 Surabaya Rumuskan Pedoman Antisipasi New Normal
Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Aduh Uber Menghancurkan Ribuan Sepeda Listrik, Kenapa?
Amankah Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes?
Rumah Milik Warga di Ponorogo Nyaris Roboh
RSUD dr Mohamad Saleh Gunakan Aferisis Untuk Terapi Pasien Covid 19
Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
   

Tradisi Unik, Begini Jika Sapi Peliharaan Ulang Tahun
Rehat  Jum'at, 23-03-2018 | 22:29 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Sesuai tradisi leluhur, sapi betina diberi kalung ketupat bundar. Sedangkan sapi jantan diberi kalung ketupat bertanduk. Foto Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Ritual merayakan ulang tahun ternyata tak hanya berlaku bagi manusia saja. Namun tampaknya momen perayaan hari kelahiran ini, nyatanya juga berlaku bagi hewan.

Para peternak memiliki tradisi unik yang dinamakan ritual ulang tahun ternak sapi. Tradisi leluhur yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam ini, sengaja digelar dengan harapan agar ternak sapi yang mereka rawat, dapat berkembang biak serta membawa berkah.

Seperti yang dilakukan peternak sapi di Dusun Dlupang, Desa Tegal Agung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban ini. Setiap tahunya mempunyai ritual khusus yang disebut perayaan ulang tahun sapi. Ritual digelar setiap hari Jumat pahing, bulan jumadil akhir, kalender Jawa.

Perayaan dilakukan dengan cara ritual sederhana. Warga yang mempunyai seekor sapi, secara bergantian mendatangi rumah warga lainnya yang juga memiliki sapi untuk mengadakan selamatan.

Sajian selamatan pun, dikemas sederhana dengan penyajian menu khas Jawa. Seperti, ketupat, lepet, serta sayur lodeh. Tak hanya dibagikan kepada warga yang hadir, menu makanan tersebut juga disajikan kepada sapi yang mereka pelihara, baik di makan ataupun sekedar dikalungkan ke leher sapi.

Sesuai tradisi leluhur, sapi betina diberi kalung ketupat bundar. Sedangkan sapi jantan diberi kalung ketupat bertanduk. Warga percaya, jika ketupat ini di makan sapi maka, pertanda bahwa sapi tersebut akan membawa berkah bagi si pemeliharanya. Kalaupun nantinya dijual maka harga jualnya pun akan tinggi Sementara, jika terus dipelihara maka dapat beranak banyak.

Melalui perayaan inilah, para peternak sapi percaya setiap ekor sapi yang mereka berdayakan mampu berkembangbiak secara maksimal. Serta memberikan berkah kesejahteraan bagi para pemeliharanya. (pul)

Berita Terkait

Ulang Tahun Sapi, Ritual Kuno Masyarakat Tuban

Tradisi Unik, Begini Jika Sapi Peliharaan Ulang Tahun
Berita Terpopuler
Kapolres Malang Siapkan 1.295 Personil Untuk New Nomral Life
Malang Raya  11 jam

Terminal Kertonegoro Ngawi Mati Suri
Peristiwa  5 jam

Peringati Hari Lahirnya Pancasila, Aktifis PA GMNI Lakukan Tabur Bunga di TMP
Peristiwa  10 jam

RSUD dr Mohamad Saleh Gunakan Aferisis Untuk Terapi Pasien Covid 19
Teknologi  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber