Berita Terbaru :
Peserta UTBK SBMPTN Antri Rapid Test
Kemenpora dan PSSI Bagi Tugas Urus Piala Dunia U-20
Wacana Pasien Covid-19 Jatim Dipindah ke Pulau Galang
Jelang Idul Adha Penjualan Daging Sapi Menurun
Hibur Anak-Anak, Polisi Berikan Edukasi Anak di Tempat Wisata
Antusias Petani Menanam Tembakau di Suasana Covid-19
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Bus dan Kru Harus Lakukan Protokol Kesehatan Ketat
Keramaian dan Kerumunan Massa Tetap Dilarang di Bangkalan
Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
   

Penembakan Mobil Pejabat Pemkot, Korban Teror Mengaku Ada Kaitan Perizinan Pembangunan
Metropolis  Kamis, 15-03-2018 | 17:27 wib
Reporter : Budi Prakoso
Berita Video : Penembakan Mobil Pejabat Pemkot, Korban Teror Mengaku Ada Kaitan Perizinan Pembangunan
Surabaya pojokpitu.com, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Ery Cahyadi, korban teror penembakan mobil di Surabaya, angkat bicara soal kasus penembakan Rabu kemarin. Menurutnya, kasus tersebut, diduga ada kaitan dengan masalah pekerjaan, yakni soal perizinan pembangunan dan proyek yang ada di Surabaya.

Eri Cahyadi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat , Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya, Kamis pagi angkat bicara soal teror penembakan mobil pribadinya yang terjadi pada Rabu kemarin.

Menurut Ery, kasus teror penembakan mobil yang dialaminya adalah resiko dari pekerjaan. Ia menduga, kasus penembakan ini ada kemungkinan terkait masalah perizinan pembangunan dan proyek yang ada di Surabaya.

Saat ini, pihaknya telah menyerahkan penanganan hukum kepada pihak kepolisian Polrestabes Surabaya, yang telah menangkap pelaku penembakan tersebut.

Terkait masalah penembakan terhadap mobil pribadinya yang tengah terparkir di depan rumah, Eri menjelaskan, sebelumnya dirinya tidak pernah mendapatkan teror apapun, baik melalui telepon maupun pesan SMS sebelum kejadian.

"Pada saat kejadian siang itu, saya tidak berada dalam mobil. Jadi setelah kejadian pada mobil yang parkir itu ada kerusakan, kita melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti biar kasus ini ditangani kepolisian," tuturnya.

Menanggapi kasus teror penembakan ini, Pemkot Surabaya, melalui Kabag Humas, Muhammad Fikser mengaku kasus ini tidak mengganggu layanan Pemerintah Kota Surabaya terhadap masyarakat, karena pelayanan akan tetap berjalan seperti biasanya .

Sementara, pasca kejadian teror penembakan, kantor di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya mendapatkan penjagaan lebih ketat dari hari biasanya. Sejumlah petugas Linmas nampak berjaga di lobby kantor untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.(end)

Berita Terkait

Kasus Penembakan Mobil Ery Cahyadi Sudah P21

Royce Muljanto Siap Ganti Rugi Mobil Ery Tjahyadi

Pelaku Sportif Meminta Maaf, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan

Motif Penembakan Akibat Sakit Hati Bengkel Ditertibkan
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  12 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  11 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber