Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

foto: time.com (odp-hm)
Ilmuwan Stephen Hawking Meninggal Dunia Hari Ini
Rabu, 14-03-2018 | 11:25 wib
Oleh : Pulung Aji
Surabaya pojokpitu.com, Stephen Hawking fisikawan dan ahli kosmologi ternama meninggal dunia, (13/3) di usianya yang ke-76. kabar meninggalnya Ilmuwan Stephen Hawking diungkapkan pertama kali oleh Lucy Robert, dan Tim yang merupakan anak Hawking.

"Kami berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ayah kami pada hari ini. Kami akan merindukannya selamanya," tulisnya dalam keterangan resmi seperti dilansir Sky.

"Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang ide dan warisannya akan diteruskan selama bertahun-tahun".

Ketiga anaknya Lucy, Robert dan Tim mengungkap kesedihannya karena harus kehilangan ayah yang sekaligus ilmuwan hebat itu. Sementara ini, pihak keluarga meminta privasi atas informasi penyebab meninggalnya. Namun keluarga mengucapkan terimakasih pada semua orang yang telah mendukung Hawking selama hidupnya.

Sebelumnya Hawking didiagnosa punya penyakit motor neurone disease sejak usia 21, di tahun 1963 dan dinyatakan hanya bisa bertahan dua tahun. Namun Hawking ternyata bertahan hidup dan menjadi salah satu ilmuwan fisika brilian setelah era Einstein.

Stephen Hawking juga dikenal ilmuwan yang penuh kontrofersi. Teorinya mendorong pemahaman tentang fisika hingga ke tepian alam semesta. Teori Black Hole dan Big Bang yang ia hasilkan merevolusi pemahaman konsep modern, tentang bagaimana alam semesta tercipta.

Namun kosmolog Cambridge University tersebut tiba-tiba mengalihkan perhatiannya ke kehidupan setelah kematian.

Ia kembali mengeluarkan gagasan kontroversial. Kali ini soal hidup abadi. Stephen Hawking mengatakan, kehidupan yang tidak fana dimungkinkan jika otak manusia berada dan mampu bekerja di luar tubuh. Maksudnya?

Berbicara dalam rilis film dokumenter tentang hidupnya, Hawking mengatakan, organ tersebut seperti program yang bisa dikopi ke dalam komputer.

"Menurutku, otak seperti sebuah program dalam pikiran manusia, yang mirip komputer. Jadi, secara teoritis menyalin otak adalah komputer adalah mungkin. Hal itu akan menyediakan bentuk kehidupan setelah mati," kata dia seperti dimuat Cambridge News, 22 September 2013.

Dalam kalimat terakhir soal akhirat, lagi-lagi Hawking terang-terangan soal ketidakpercayaannya terhadap Tuhan. (berbagai sumber)

Berita Terkait


Ilmuwan Stephen Hawking Meninggal Dunia Hari Ini

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber