Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pasang Order Fiktif, Sindikat Driver Online Diringkus
Selasa, 13-03-2018 | 20:19 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Berita Video : Pasang Order Fiktif, Sindikat Driver Online Diringkus
Surabaya pojokpitu.com, Sindikat driver taksi berbasis aplikasi online yang memasang order fiktif di Surabaya, akhirnya dibongkar tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim. Polisi menangkap 5 tersangka dan mengamankan ratusan handphone.

Lima orang tersangka diantaranya berinisial DCT (35) warga Genteng, MGH, warga Mulyorejo, JS (33) warga Semarang Jawa Tengah, KDSK  (26) warga Genteng, dan MH (35) warga Wiyung, Surabaya.
 
Kasus diungkap dari laporan pihak profider aplikasi taksi online Grab, yang kerap mengalami kerugian. Sesuai laporan, polisi melakukan pelacakan secara online dan menemukan lokasi para tersangka.
 
Para tersangka menggunakan ratusan handphone yang telah terinstal aplikasi taksi online. Mereka mendaftar sebagai driver online secara fiktif, dengan cara memalsukan KTP dan Kartu Keluarga. Dengan akun abal-abal, mereka membuat atau memesan order fiktif dengan berbagi peran. Tiga tersangka menjalankan aplikasi pengemudi, sedangkan seorang lainnya menjalankan akun penumpang yang diorder secara fiktif.

Sementara satu orang lain, bertugas sebagai bendahara yang mencairkan bonus trip. Menghindari sanksi suspend, mereka melakukannya dengan berpindah-pindah lokasi mengendarai tiga mobil.
 
Target minimal yang dicapai adalah sehari dengan empat perjalanan. Dengan pencapaian target itu, para tersangka memperoleh bonus trip berkisar antara Rp 100 ribu - Rp 400 ribu, yang dalam sehari bisa meraup untung sebesar Rp 2-3 juta yang langsung ditransfer ke ATM CIMB Niaga oleh aplikator.
 
Dalam setahun, masing-masing tersangka diperkirakan meraup untung Rp 30 juta.

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara mengatakan, selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita ratusan handphone, 3 mobil, buku tabungan, dan ATM Niaga.
 
Para tersangka dijerat Undang-Undang ITE Pasal 370 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(end)

Berita Terkait


Pasang Order Fiktif, Sindikat Driver Online Diringkus

Driver Online Gugat Perdata MA di PN Surabaya

Aksi Damai Driver Online, Polda Jatim Siagakan 4 SSK


Aksi Damai Driver Online, Polda Jatim Siagakan 4 SSK

Driver Online Batal Unjuk Rasa

Minta Revisi UU, Asosiasi Driver Online Mengadu ke Komisi V
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber