Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Dugaan Kriminalisasi, Terdakwa Kasus Penipuan Bebas
Senin, 12-03-2018 | 17:32 wib
Oleh : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Ang Donny Wijaya, warga Raya Bukit Darmo Surabaya dibebaskan oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dari kasus penggelapan uang penjualan sepeda motor merk Viar Type V 10 R Tahun 2016 dengan nopol L 5944 VJ senilai Rp 25 juta, yang dilaporkan Intan Mei Tudiyana Suginten, warga Raya Simpang Darmo Permai Selatan Surabaya.

Hakim Unggul Mukti Warso menyatakan, tidak sependapat dengan surat dakwaan dan tuntutan yang dijatuhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo yang sebelumnya menuntut terdakwa Ang Donny Wijaya dengan hukuman 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Dalam amar putusannya, Hakim Unggul menyatakan perbuatan penggelapan yang dilakukan terdakwa Ang Donny Wijaya, bukanlah perbuatan pidana melainkan perdata. Hal itu dibuktikan dari keterangan saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan. 

Selain itu, niat baik terdakwa Ang Donny Wijaya yang telah mengembalikan kerugian atas laporan Intan Mei Tudiyana Suginten melalui wesel dan telah diterima oleh pelapor menjadi salah satu alasan Hakim Unggul atas vonis onslgh ini.

Terdakwa Ang Donny Wijaya terbukti melakukan penggelapan, tapi perbuatan itu bukanlah perbuatan pidana, sehingga terdakwa harus dibebaskan tuntutan hukum.

Dalam amar putusannya, Hakim Unggul juga memulihkan nama baik terdakwa Ang Donny Wijaya. "Memulihkan hak terdakwa Ang Donny Wijaya dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya," sambung Hakim Unggul.

Vonis hakim Unggul ini langsung mendapat perlawanan dari Jaksa Damang Anubowo. Jaksa yang bertugas di Kejari Surabaya ini langsung mengambil sikap melakukan upaya hukum. "Kami kasasi," ucap Jaksa Damang Anubowo menjawab pertanyaan hakim Unggul.

Terpisah, Advent Dio Randy, SH selaku penasehat hukum terdakwa Ang Donny Wijaya mengapresiasi putusan hakim Unggul Mukti Warso. "Karena memang kasus ini perdata yang dipaksakan ke pidana," katanya.

Seperti diketahui, terdakwa Ang Dony awalnya didakwa oleh Jaksa Damang Anubowo dengan dakwaan melanggar pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan.

Namun saat tuntutan, Jaksa Damang menyatakan, terdakwa Ang Donny Wijaya terbukti melakukan penggelapan. 

Perkara ini dilaporkan oleh Intan Mei Tudiyana Suginten. Warga Raya Simpang Darmo Permai Selatan Nomor 107 Surabaya melaporkan terdakwa Ang Donny Wijaya karena telah menggelapkan uang penjualan sepeda motor Viar Type V 10 R Tahun 2016 dengan Nopol  L 5944  VJ senilai Rp 25 juta. Tapi dalam fakta yang terungkap dalam persidangan, sepeda motor tersebut dijual ke saksi Andik seharga Rp 19.500.000 dengan sepengetahuan pelapor.

Namun setelah terjadi jual beli itu, saksi pelapor Intan Mei Tudiyana Suginten ngotot jika sepeda motor tersebut terjual seharga Rp 25 juta dan melaporkan perkara ini ke polisi, meski selisih nilai sebesar Rp 5 juta itu telah dikembalikan terdakwa Ang Donny Wijaya melalui wesel pos dan telah diterima oleh Intan Mei Tudiyana Suginten.(end)

Berita Terkait


Janjikan Lulus Tes Cpns Guru Honorer Tipu Puluhan Juta

Korban Penipuan Perumahan Fiktif, Geruduk Rumah Pemilik Tanah

Tertipu Beli Lahan Perumahan, Puluhan Warga Geruduk Pengembang

Istri Leonardo Kembalikan 3 Sertifikat Ke Kejari Kota Malang


Ahmad Dhani Dilaporkan Kasus Penipuan Proyek Villa

Nyasir Ricuh, Korban Penipuan Dorong Pelaku Saat Datang ke Kantor Kejaksaan

Residivis Jaringan Penggelapan dan Penipuan Mobil Dibekuk Polisi

Dirugikan Puluhan Milyar, Korban Penipuan Investasi Kondotel Lapor ke Polda
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber