Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Penyidik Temukan Fakta Baru Kematian Wakapolda Sumut
Senin, 12-03-2018 | 17:14 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Berita Video : Penyidik Temukan Fakta Baru Kematian Wakapolda Sumut
Surabaya pojokpitu.com, Kepolisian Daerah ( Polda ) Jawa Timur masih kesulitan dalam mengungkap kasus kematian Wakapolda Sumatera Utara, di rumahnya Komplek Perumahan Bukit Dieng Kota Malang. Meski sejumlah fakta baru ditemukan penyidik, berupa pakaian yang dikenakan koran berbeda sebelum dan sesudah meninggal. Namun, polisi masih minim informasi karena keterbatasan keterangan yang diberikan para saksi.

Sudah 1 bulan, penyelidikan atas kematian Kombes Polisi (Purnawirawan) Agus Samad telah dilakukan oleh kepolisian. Namun polisi sampai saat ini belum juga bisa mengungkap penyebab kematian korban yang ditemukan tewas di rumahnya Perumahan Puncak Dieng Kota Malang.

"Penyidik berhasil menemukan fakta adanya baju yang dikenakan korban berbeda, sebelum dan sesudah ditemukan meninggal," tutur Kombes Pol. Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim.
 
Namun justru penyidik mengaku kesulitan mendapatkan informasi karena minimnya keterangan sejumlah saksi, yang berbelit. Padahal informasi para saksi sangat penting dan dibutuhkan oleh polisi dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, mantan wakapolda Sumatera Utara pada tahun 2000 lalu, ditemukan tewas dengan cara tidak wajar dengan sejumlah luka di tubuhnya dan bercak darah tercecer di berbagai tempat di dalam rumahnya. Namun hingga kini kasus kematian masih misterius.(end)

Berita Terkait


Penyidik Temukan Fakta Baru Kematian Wakapolda Sumut

Tulang Rusuk Patah Jadi Penyebab Kematian Mantan Wakapolda Sumut

Mabes Polri Kembali Periksa TKP Meninggalnya Mantan Wakapolda Sumut

Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber