Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Foto Bagus Setiawan
Jembatan Retak, Jalan Kartini Ditutup Hingga 7 Bulan
Senin, 12-03-2018 | 13:46 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Kontruksi jembatan di jalan Kartini Surabaya, mengalami keretakan dan ambles. Diduga tidak lagi bisa menahan beban, akibatnya, jalan kartini ditutup total hingga 7 bulan kedepan.

Sementara, untuk arus lalu lintas yang biasa melintas dari jalan Diponegoro maupun jalan Imam Bonjol terpaksa dialihkan. Penutupan jalan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Kepolisian mulai Senin (12/3) hari ini. Ditutupnya jalan tersebut, akibat imbas dari rusaknya jembatan yang berada dijalan Kartini ini.Kondisi dari jembatan tersebut mengalami retak dan ambles sejak seminggu terakhir.

Menurut Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya,Joko Supriyanto, guna memberikan rasa aman kepada pengguna jalan yang melintas. Arus lalu lintas menuju jalan Kartini ini terpaksa dialihkan. Bagi pengendara yang melintas dari sisi barat atau jalan Diponegoro, akan dialihkan ke jalan Antasari lewat jalan Wr Supratman dan jalan Imam Bonjol. Begitu juga sebaliknya, yang melintas dari sisi timur bisa menggunakan jalan Tengku Umar jalan Wr Supratman dan jalan Antasari.

Penutupan jalan ini akan berlangsung selama 7 bulan kedepan. Sekaligus untuk proses perbaikan jembatan yang akan dilakukan oleh dinas Pekerjaan Umum (PU). "Di lokasi jembatan Kartini yang mengalami keretakan dan ambles, kami sudah memasang rambu-rambu peringatan untuk tidak mendekat," kata Joko Supriyanto. (pul)

Berita Terkait


Proyek Jembatan Kartini Mulai Dikerjakan

Jalan Kartini Ditutup, Banyak Pengendara Kecele

Dewan Minta DPUBP Serius Tangani Jembatan Tengah Kota

Jembatan Retak, Jalan Kartini Ditutup Hingga 7 Bulan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber