Berita Terbaru :
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
   

Bupati Bersama DPRD Jember Akhirnya Menandatangani APBD 2018
Politik  Senin, 26-02-2018 | 14:38 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Meski Ketua DPRD Jember sedang tersangkut kasus korupsi, Pemkab dan DPRD Jember akhirnya menggelar sidang paripurna penandatanganan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2018.

Sidang paripurna tentang penandatanganan KUA kebijakan Umum Anggaran dan PPAS, Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pemasukan Dan Belanja Daerah Kabupaten Jember tahun anggaran 2018, Senin (26/2) pagi dilaksanakan di ruang rapat paripurna gedung DPRD Jember. Penandatanganan dihadiri langsung oleh bupati Jember, dan wakil Ketua DPRD Jember.

Sempat mandek pembahasan KUA dan PPAS karena berbeda pandangan tentang usulan anggaran. Kesepakatan bupati dan DPRD Jember akhirnya dimediasi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur Melalui Gubernur Jawa Timur.

Ada dua poin terpenting yang telah disepakati oleh bupati dengan DPRD Jember yakni soal KUA-PPAS APBD 2018,  pada penganggaran untuk anggaran guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap,  (GTT-PTT) senilai Rp 25 miliar pada Dinas Pendidikan. Serta anggaran pengadaan makanan dan minuman (Mamin) senilai Rp 17 miliar pada bagian umum Pemkab Jember.

Bupati Jember Faida MMR mengatakan, sidang-sidang pembahasan KUA PPAS hingga RAPBD 2018 merupakan amanah dari kesepakatan hasil pertemuan tim dari Pemprov Jatim pekan lalu. "Yang jelas KUA PPAS tidak berubah dan sesuai usulan eksekutif, anggaran pendidikan kita maksimalkan sebesar 31 persen dan melebihi ketentuan undang-undang, itu termasuk untuk kesejahteraan para guru," kata Faida.

Berita Terkait

Dinginkan Suasana Politik, Plt Bupati Datangi DPRD Jember

Butuh 30 Hari MA Putuskan Bupati Jember

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember

Bupati Petahana Faida MMR Resmi Mendaftar Melalui Jalur Independen
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  12 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  10 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  6 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber