Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Nyambi Jualan Sabu, Pedagang Ayam Potong Ditangkap BNN Kabupaten Blitar
Senin, 26-02-2018 | 14:07 wib
Oleh : Moch.Asrofi
Blitar pojokpitu.com, Seorang pedagang ayam potong di kabupaten Blitar ditangkap Badan Narkotika Nasional Kabupaten Blitar, Minggu (25/2). Pelaku NA (37) warga Kecamatan Doko ini ditangkap di sebuah SPBU mini desa Suru saat hendak bertransaksi dengan calon pemesan. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan petugas.

Kepala BNNK Kabupaten AKBP Agustiono mengatakan, dari hasil penangkapan di dapat barang bukti  diantaranya 4 gram sabu, dua unit telepon seluler, satu buah timbangan, plastik klip, dan uang tunai Rp 300 ribu. "Kami sudah beberpa hari  melakukan pengintaian karena pelaku sudah lama mengedarkan sabu di wilayah Blitar. Selain itu kami juga dapat informasi jika rumah tersangka sering digunakan untuk pesta narkoba," ungkap AKBP Agustianto.

Lebih lanjut AKBP Agustianto menjelaskan, berdasarkan  hasil penyelidikan NA mendapatkan barang haram itu dari seorang bandar yang masih belum diketahui identitasnya. Untuk mendapatkan sabu NA tidak bertemu langsung dengan pemasoknya. Melainkan transaksi dilakukan melalui telepon seluler, kemudian barang diletakkan ditempat tertentu yang sudah disepakati.

"Kami terus melakukan  pengembangan untuk mengungkap jaringan yang memasok sabu kepada tersangka. Yang pasti dalam pengakuannya NA mendapatkam sabu yang dipesan melalui telepon seluler kemudian barang diletakkan dengan sistem ranjau ditempat yang berbeda-beda setiap kali pemesanan," imbuhnya.

Sementara itu tersangka NA mengaku ia mendapatkan sabu dari seseorang yang tidak dikenal yang menghubunginya melalui telepon seluler. Sekali pesan ia menerima sabu seberat 5 gram dengan harga Rp 6,5 juta.

Berdasarkan pengakuan NA, sabu yang itu untuk digunakan sendiri bersama teman-temannya. Ia juga mengakui jika sudah setahun terakhir sering memesan sabu melalui telepon seluler.  "Saya dapatnya dari orang yang tidak saya kenal yang menghubungi saya melalui telepon," ungkap NA.

Terhadap perbuatannya pelaku  akan  dijerat Pasal 114 dan  Pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait


Kenali Manfaat Sabun Serai untuk Kesehatan

Ingin Untung Besar, Pengedar Ini Oplos Sabu Dengan Pecahan Kaca

Puluhan Warga di Sidoarjo Terjaring Pengrebakan Sabung Ayam

Tersangka Sabu Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta


Ingin Untung Besar, Pengedar Ini Oplos Sabu Dengan Pecahan Kaca

Edarkan Sabu-Sabu, Empat Pemuda Buruh Pabrik Diringkus Polisi

Bawa Sabu 920 Gram, Surimah Terancam 20 Tahun Penjara

Anggota Lantas Mojokerto Gagalkan Pengiriman Sabu 15 Gram
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber