Berita Terbaru :
Satu Keluarga di Ponorogo Terpapar Covid 19
Tiga Reaktif dan Satu Positif Covid 19 Gedung Dewan Ditutup Total
86 Santri Gontor Kampus 2 Dinyatakan Sembuh dari Covid 19
Dua Ratusan ASN Terlambat Masuk Kerja, Diberi Sanksi Khusus Oleh Bupati
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
   

Anak 12 Tahun Terseret Arus Sungai di Ngawi
Mataraman  Kamis, 22-02-2018 | 14:07 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Pencarian terus di lakukan namun jasad bocah itu belum juga di ketemukan. Foto Herpin
Berita Video : Anak 12 Tahun Terseret Arus Sungai di Ngawi
Ngawi pojokpitu.com, Seorang anak perempuan asal Kabupaten Ngawi, terseret derasnya arus sungai yang sedang banjir. Saat itu korban bermain di kawasan bendungan irigasi.

Seketika warga Desa Widodaren Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi, masih sibuk mencari Danica Salshabila (12). korban merupakan anak pasangan Amin Maulani dan Yuliani. Ibu korban Yuliani menangis histeris kehilangan anaknya, yang diduga telah tewas.
Peristiwa bermula, saat kedua pasangan sedang beristirahat dalam rumah ketika hujan deras. Setelah hujan reda, Danica Salshabila keluar rumah tanpa pamit, menuju bendungan irigasi, yang berjarak sekitar 200 meter.

Salah satu warga setempat, Sumarno, menjelaskan, snak perempuan yang menderita sakit epilepsi tersebut, kemudian bermain air di tengah bendungan. Seorang petani, yang hendak mencari rumput, sempat melarang dan mengajak korban ke tepi bendungan.
Setelah ditinggal mencari rumput, gadis kecil itu, kemudian bermain air kembali di bendungan. Namun nahas, ketinggian air sungai naik secara cepat, akibat kiriman air dari kawasan hulu. Air bendungan irigasi yang semula tenang, berubah menjadi banjir.

Anak pertama itu, terjebak di tengah bendungan, dan terseret derasnya arus sungai. Sebagian warga, yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melapor kepada keluarganya.

"Penyisiran sungai berbatu, hingga radius 5 kilometer dari bendungan irigasi. Upaya tersebut, belum membuahkan hasil, karena terkendala derasnya arus sungai dan peralatan," terang Sumarno.

Hingga kini, pencarian terhadap Danica Salshabila, terus dilakukan. Masyarakat, juga telah meminta bantuan dari petugas BPBD setempat dan instansi terkait untuk melakukan pencarian. (pul)

Berita Terkait

Dua Wisatawan Asal Karawang Tewas Tenggelam di Pantai Paseban

Jenazah Pelajar Tenggelam Berhasil Dievakuasi

Seorang Pelajar Ngawi Tenggelam Saat Berenang di Sungai

Pencari Cacing Tewas Tenggelam, Begini Cerita Awalnya
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  4 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  5 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  3 jam

Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber