Berita Terbaru :
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
   

Anak 12 Tahun Terseret Arus Sungai di Ngawi
Mataraman  Kamis, 22-02-2018 | 14:07 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Pencarian terus di lakukan namun jasad bocah itu belum juga di ketemukan. Foto Herpin
Berita Video : Anak 12 Tahun Terseret Arus Sungai di Ngawi
Ngawi pojokpitu.com, Seorang anak perempuan asal Kabupaten Ngawi, terseret derasnya arus sungai yang sedang banjir. Saat itu korban bermain di kawasan bendungan irigasi.

Seketika warga Desa Widodaren Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi, masih sibuk mencari Danica Salshabila (12). korban merupakan anak pasangan Amin Maulani dan Yuliani. Ibu korban Yuliani menangis histeris kehilangan anaknya, yang diduga telah tewas.
Peristiwa bermula, saat kedua pasangan sedang beristirahat dalam rumah ketika hujan deras. Setelah hujan reda, Danica Salshabila keluar rumah tanpa pamit, menuju bendungan irigasi, yang berjarak sekitar 200 meter.

Salah satu warga setempat, Sumarno, menjelaskan, snak perempuan yang menderita sakit epilepsi tersebut, kemudian bermain air di tengah bendungan. Seorang petani, yang hendak mencari rumput, sempat melarang dan mengajak korban ke tepi bendungan.
Setelah ditinggal mencari rumput, gadis kecil itu, kemudian bermain air kembali di bendungan. Namun nahas, ketinggian air sungai naik secara cepat, akibat kiriman air dari kawasan hulu. Air bendungan irigasi yang semula tenang, berubah menjadi banjir.

Anak pertama itu, terjebak di tengah bendungan, dan terseret derasnya arus sungai. Sebagian warga, yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melapor kepada keluarganya.

"Penyisiran sungai berbatu, hingga radius 5 kilometer dari bendungan irigasi. Upaya tersebut, belum membuahkan hasil, karena terkendala derasnya arus sungai dan peralatan," terang Sumarno.

Hingga kini, pencarian terhadap Danica Salshabila, terus dilakukan. Masyarakat, juga telah meminta bantuan dari petugas BPBD setempat dan instansi terkait untuk melakukan pencarian. (pul)

Berita Terkait

Terpleset Saat Loncat ke Perahu, Nelayan Panarukan Tenggelam

5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Terpeleset, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Telaga

Asyik Mancing di Sungai, Dua Pemuda Kakak Adik Tewas Tenggelam
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  12 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  4 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  3 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber