Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Teknologi 

Mobil Listrik Wiebe Tak Didesain Untuk Banjir
Selasa, 20-02-2018 | 07:11 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Berita Video : Mobil Listrik Wiebe Tak Didesain Untuk Banjir
Surabaya pojokpitu.com, Setelah mogok saat melintasi genangan di Porong, Plug Me In, mobil listrik jenis SUV yang dimodifikasi Wiebe Wakker, mahasiswa asal Belanda ini akhirnya mogok. Plug Me In direncanakan tur puluhan negara untuk kampanye penggunaan mobil listrik ini, kini sementara dikandangkan di bengkel Institut Tekhnologi 10 Nopember Surabaya (ITS).

Setelah melintasi 31 negara menggunakan mobil listrik jenis sport utility vehicle (SUV) yang dimodifikasi Wiebe Wakker, mahasiswa asal Belanda ini bakal singgah cukup lama di Surabaya.
 
Mobil listrik modifikasi Volkswagen Golf Variant yang diberi nama Plug Me In ini akhirnya mogok saat melintasi genangan air di Porong, Sidoarjo.
 
Mobil listrik bertenaga 150 KW yang merupakan proyek kelulusan kuliahnya ini, akhirnya dikandangkan sementara di bengkel mobil listrik Institut Tekhnologi 10 Nopember Surabaya (ITS).
 
Menurut Wiebe Wakker, mobil yang didanai sebesar 80 ribu euro atau Rp 1,3 miliar ini direncanakan mampir ke Kota Surabaya. Plug Me In ini sempat melintasi Rusia, India, Thailand, Malaysia dan Brunei Darussalam, tanpa kendala.
 
Namun, genangan air setinggi 15 hingga 30 sentimeter ini, langsung membenamkan sistem listrik Plug Me In. Secara tekhnis, mobil listrik yang digunakan keliling tur dunia sejak Maret 2016 silam ini tak didesain untuk kondisi banjir seperti Porong Sidoarjo.
 
Sehingga sistem kelistrikan Plug Me In pun rusak dan harus diganti dengan spare part yang baru. Akibatnya, Wiebe kini harus menginap cukup lama di Surabaya sembari menunggu tekhnisi untuk mengganti sistem listrik Plug Me In.
 
Setelah melihat desain dan spare part Plug Me In, tekhnisi mobil listrik ITS menyatakan kendaraan modifikasi Wiebe, tak bisa diganti dengan spare part listrik desain Ezzy I atau II. Demikian dikatakan Agus Mukhlisin, Baterry Management System ITS.
 
Pada dasarnya, Plug Me In tidak didesain untuk kondisi jalan tergenang air. Letak bateray Plug Me In berada di bawah kendaraan, dan akan mengalami korsleting saat kemasukan air. Rencana Wiebe untuk Bali, berlanjut Timor Leste dan Darwin, Australia sebagai tujuan akhir, terpaksa terhenti sementara.(end)

Berita Terkait


Mobil Listrik Wiebe Tak Didesain Untuk Banjir

Pemerintah Rencanakan Uji Coba Mobil Hybrid dan Mobil Listrik

Mobil Listrik Mampu Menghemat Kebutuhan Minyak Indonesia

Sudah Saatnya Indonesia Produksi Mobil Listrik


Pemerintah Dukung Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional

Pemerintah Rencanakan Uji Coba Mobil Hybrid dan Mobil Listrik

Dahlan Iskan Motivasi Siswa SD dengan Mobil Listrik Tesla

Mobil Listrik Mampu Menghemat Kebutuhan Minyak Indonesia
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber