Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Deklarasi Damai Empat Paslon Adu Pantun Politik
Minggu, 18-02-2018 | 17:50 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Empat pasangan calon walikota - wakil walikota Mojokerto, menggelar deklarasi kampanye damai, dengan beradu pantun politiknya. Selain siap mencipatakan situasi aman dan kondusif pada masa kampanye, keempat paslon tersebut juga berkomitmen siap kalah dan menangserta tidak berpolitik uang, penyebaran berita bohong dan politisasi sara.

Adu pantun Jawa atau parikan politik mewarnai deklarasi damai Pilwali Kota Mojokerto 2018, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di halaman gedung Kantor Pajak Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto, Minggu pagi.
 
Sesuai dengan nomer urut undian, keempat pasangan calon walikota dan wakil walikota, satu persatu silih berganti melantunkan parikan. Tak ayal, tamu undangan yang hadir dan massa pendukung, tertawa melihat dan mendengar lantunan parikan mereka.
 
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Mojokerto, Saiful Amin, mengatakan, pihaknya sengaja mengemas deklarasi kampanye damai Pilwali Kota Mojokerto 2018 ini dengan suasana rukun dan bersahabat.
 
"Masing-masing paslon dan tim kampanye bisa saling berinteraksi dengan baik. Dengan harapan, situasi saat deklarasi kampanye damai ini bisa terus terjadi ketika kampanye baik terbatas maupun pengerahan massa," tutur Saiful Amin, Ketua KPU Kota Mojokerto.
 
Selain siap menciptakan suasanan aman dan kondusif, keempat pasangan calon walikota dan wakil walikota Mojokerto tersebut juga berkomitmen siap kalah dan siap menang serta tidak melakukan politik uang, politisasi sara serta penyebaran berita bohong saat masa kampanye yang diakhiri dengan pelepasan burung merpati.(end)
 


Berita Terkait


Deklarasi Damai Empat Paslon Adu Pantun Politik


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber