Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Olah Raga 

Uji Coba MotoGP di Buriram yang Penuh Misteri
Jum'at, 16-02-2018 | 06:17 wib
Oleh :
Buriram pojokpitu.com, Sirkuit Chang International di Buriram, Thailand menjadi tempat kedua uji coba pramusim MotoGP musim ini. Mulai Jumat (16/2) besok, para rider dan semua awak tim akan menjajal sirkuit yang menjadi sasaran serbu komentar miring dari sejumlah pembalap top.

Buriram adalah sirkuit dengan panjang 4,554 kilometer. Dirancang oleh desainer kenamaan Herman Tilke, lintasan bertikungan 12 ini memang memiliki layout yang terbilang sederhana. Layaknya sirkuit-sirkuit modern, trek ini berkarakter cepat dengan banyak trek lurus panjang.

Sirkuit semacam ini biasanya dirancang untuk memaksimalkan drag reduction system (DRS) pada mobil F1. Selain lisensi Grade A dari FIM, Buriram juga mengantongi Grade 1 FIA.

Ada tiga trek lurus panjang pada sirkuit ini. Yang terpanjang jaraknya satu kilometer. Tentu saja layout seperti ini menjadi kabar baik untuk Ducati. Karena mesin mereka yang bertenaga besar dan memiliki kelemahan melibas tikungan-tikungan tajam. Dari 12 tikungan, bisa jadi hanya Tikungan 5 dan 12 yang memerlukan gigi 1 atau maksimal 2 untuk melewatinya. Lainnya, bisa dihajar dengan gigi atas.

Karena itu, tidak heran jika legenda hidup MotoGP Valentino Rossi menyebut lintasan ini membosankan. "Tidak banyak tikungan, hanya beberapa trek lurus panjang. Saya rasa itu bukan sirkuit yang bagus untuk disinggahi," ujarnya.

Dia juga menyebut lokasi trek yang jauh dari keramaian. Jika melalui jalan darat dari Bangkok butuh waktu sekira lima jam.

Satu konsep menarik yang ditawarkan Tilke dengan sirkuit ini adalah kenyamanan bagi penonton. Grandstand berdiri di atas paddock. Dari grandstand ini penonton bisa melihat seluruh bagian trek. Jadi seperti menyaksikan pertandingan sepak bola di dalam stadion.
Sebelum menjadi tuan rumah MotoGP, Buriram sudah lebih dulu didatangi World Superbike (WSBK) pada 2015. Tak seperti Rossi, bintang Kawasaki Jonathan Rea mengatakan sirkuit ini tidak seburuk yang dibayangkan sebelumnya.

Dia mencontohkan Tikungan 3 hairpin yang menurutnya butuh keberanian dan perhitungan presisi untuk melewatinya. "Ketika memasukinya pembalap masih menggunakan gigi 6 (setelah trek lurus) dan kemudian berputar sambil mengurangi gigi sampai 3. Itu asyik sekali," kenangnya.

Untuk melahap sirkuit ini, lanjutnya, seorang pembalap harus bisa mempertahankan kecepatan tinggi ketika melewati tikungan-tikungan. Konsistensi dalam membuka gas adalah kunci.

Karena baru kali pertama digunakan MotoGP, menjadi menarik melihat apa yang bakal terjadi 16-18 Februari nanti. Semua tim dan pembalap memulai semuanya dari nol. Tidak satu pun yang memiliki data setingan motor di sirkuit ini. (cak/end)

Berita Terkait


Lorenzo Rebut Pole, Rossi Mulai Antisipatif

Gawat ! Baju Balap Valentino Rossi Dicuri

Marc Marquez Mungkin Bodoh, Tapi Tak Pantas Dihukum Lagi

Andrea Dovizioso Waspadai 5 Pembalap Ini di MotoGP 2018


Honda Kuasai MotoGP Aragon, Marquez Pertama, Pedrosa Kedua

Rossi Catat Kemenangan ke-115, Enam Pembalap Gagal Finis di MotoGP Belanda

Mantaf..Rossi Juara di MotoGP Belanda

Cek di Sini Klasemen Sementara MotoGP Jelang Balapan di Belanda
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber