Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Nawiriyanto Winarno, ketua partai tersangka penipuan
Terlibat Kasus Penipuan, Ketua Partai Ditetapkan Tersangka
Rabu, 14-02-2018 | 16:18 wib
Oleh : Rizqi Setiawan
Berita Video : Terlibat Kasus Penipuan, Ketua Partai Ditetapkan Tersangka
Bondowoso pojokpitu.com, Seorang oknum ketua partai bersama istrinya di Bondowoso, ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian, atas kasus penipuan dan penggelapan transaksi jual beli tebu. Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi memeriksa saksi dan mengumpulkan beberapa bukti.

Tersangka adalah, Nawiriyanto Winarno alias Darma, bersama istrinya Martini alias Maman, warga Desa Mangli Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso.

Menurut AKP Julian Kamdo Warokka, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, ,kronologi kejadian bermula pada bulan Maret 2013 lalu. Tersangka Nawiriyanto Winarno, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bondowoso, menjual tebu miliknya kepada korban atas nama Yanto Harton (35), warga Desa Tal Kandang Kabupaten Situbondo.

Akad penjualan 30.000 kilogram seharga Rp 910 juta dibayar berangsur hingga lunas pada bulan Juni 2013. Setelah proses panen, tebu hanya keluar 14.000 kilogram. Tersangka menjanjikan kekurangannya pada panen selanjutnya.

Namun pada panen tahun 2014, tebu yang dijanjikan hanya terpanen 1.500 kilogram. Maka tersangka suami-istri ini kurang sekitar 12.500 kilogram kepada korban. Berbagai upaya mediasi dilakukan, namun tidak menemukan hasil hingga proses hukum dilakukan korban pada akhir 2017 lalu. "Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian seniali Rp 500 juta," kata AKP Julian.

Akhirnya berdasarkan bukti dan keterangan saksi tersebut, polisi menetapkan tersangka kepada Nawirianto Winarno. Sedangkan Martini juga menjadi tersangka lantaran menjadi pembuat segala kontrak dan penandatangan setiap transaksi jual beli

Sementara itu Nawiriyanto Winarno, saat dikonfirmasi terkait penetapan tersangka dirinya bersama istri, mengatakan kasus ini merupakan masalah pribadi.Sserta menegaskan tidak adanya keterkaitan dengan urusan politik partai. Akibat perbuatannya, kedua tersangka diancam pasal 378 subsider 372 kuhp tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun.(pul)

Berita Terkait


Ngaku Komisaris Gudang Garam, Wanita Ini Tipu Rp 600 Juta

Satreskrim Polres Blitar Tangkap Sindikat Penipuan Emas Antar Kota

Tipu Calon Pelamar Kerja, Pemuda Warga Tanjung Pinang Perak Diringkus

Rahmawati Dilaporkan Ke Polda Jatim Terkait Penipuan Kondotel


DPO Tersangka Penipuan Lahan Berhasil Diamankan

Penetapan Tersangka Penipuan Anggota DPRD Berawal Dari Miskomunikasi

Mengaku Jenderal Polisi, Sindikat Penipuan Antar Pulau Tipu Korbannya Lewat Medsos

Waspadai Penipuan Berkedok Seleksi CPNS

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber