Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Para pekerja ini juga mendapatkan hak yang sama, baik gaji, lembur, THR maupun BPJS. Foto Muji
Jangan Kawatir, Penyandang Disabilitas Juga Bisa Bekerja di Pabrik
Senin, 12-02-2018 | 14:55 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Berita Video : Jangan Kawatir, Penyandang Disabilitas Juga Bisa Bekerja di Pabrik
Sidoarjo pojokpitu.com, Jawa Pos Institute Of Pro Otonomi (JPIP), bersama PT United Tractors tbk, Pusat Studi Dan Layanan Universitas Brawijaya (PSLD UB) dan CBM Indonesia, Senin (12/2) siang mengajak para awak media melihat tempat kerja para penderita difable, di salah satu perusahaan sepatu di Kabupaten Sidoarjo.

Sebab di perusahaan sepatu eksport ini memekerjakan 21 karyawan yang memiliki kekurangan fisik pendengaran. Cara ini sangat perlu ditiru oleh perusahaan-perusahaan yang berkembang di Jawa Timur. Selain melaksanakan amanat undang-undang, perusahaan harus mempunyai rasa empati terhadap para penderita difable. Karena mereka sama-sama memiliki kemampuan yang sama dengan karyawan lainnya.
 
Menurut Kwartiva Dona Oktaviana, mewakili managemen di perusahaan sepatu di Sidoarjo ini, sudah dua tahun perusahaannya mempekerjakan para penderita difable. "Sebanyak 12 difable bekerja seperti layaknya karyawan lainnya," kata Dona.
 
Mereka juga mendapatkan hak yang sama, baik gaji, lembur, THR maupun BPJS. "Difable kerjanya sangat bagus dan konsentrasi, seperti  apa yang pernah diajarkan pada saat masuk kerja," jelas Dona.
 
Sementara itu Hariati Novita Sari, Projek Manager Ayo Inklusif mengatakan, projek Ayo Inklusif merupakan program yang didukung oleh Amerika. Tujuan JPIP sebagai konsorsium mengajak para awak media untuk lebih peduli dengan para penerita difable. "Agar semua tahu dan memperhatikan kinerja para penderita difable jika bekerja di perusahaan," jelas Hariati.
 
Projek Ayo Inklusif akan mengadakan pembelajaran para difable di Surabaya, dengan tujuan memberikan ketrampilan. Agar kedepan mereka bisa bekerja di perusahaan dan menghidupi keluarganya.
 
Diharapkan kepada perusahaan yang berkembang di Jawa Timur juga lebih peduli dan melaksanakan perintah undang-undang terkait mempekerjakan para difable. Seperti di perusahaan sepatu di Kabupaten Sidoarjo yang mempekerjakan 12 difable bisu dan tuli. (pul)

Berita Terkait


Jangan Kawatir, Penyandang Disabilitas Juga Bisa Bekerja di Pabrik

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua