Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tak Ada Jembatan, Siswa Seberangi Sungai Gunakan Kuda Milik Polisi
Minggu, 11-02-2018 | 15:05 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Tidak ada jembatan, puluhan anak - anak di Dusun Kedung Miri, Desa Opo Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, setiap hari berangkat sekolah selalu menantang maut dengan menyeberangi sungai yang berarus deras.

Aiptu Purwo Sudar Utomo, anggota Polsek Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur di sela - sela kedinasannya sebagai anggota Polri, berusaha membantu anak-anak untuk menyebrang.
 
Hampir setiap hari anggota yang sudah berdinas selama 25 tahun ini hampir setiap hari melakukan tugas terbilang mulia, yakni dengan menyeberangkan puluhan anak anak yang berangkat dan pulang sekolah melewati sungai berarus deras.
 
Setiap kali menyebrang, kuda yang bernama Si Kuncung ini bisa mengangkut 3 siswa yang masih duduh di bangku Sekolah Dasar Madrasah Ibtidaiyah desa setempat.
 
Dengan telaten Aiptu Purwo ini menuntun Si Kuncung hingga ke seberang sungai yang berarus deras. Biasanya Si Kuncung menyeberangkan anak - anak ini pagi berangkat sekolah serta siang hari pulang sekolah.
 
Tercatat sekitar 40 anak dari Dusun Kedung Miri harus bersekolah di seberang sungai, tepatnya di sekolah Madrasah IbtidaIyah Nurul Islam Desa Opo Opo.
 
Muhamad Zulhaq, salah satu siswa ini misalnya, dia mengaku senang ke sekolah tanpa harus melepas sepatu saat menyeberang sungai. Pasalnya saat ini sudah ada kuda milik polisi yang dibuat menyeberang sungai.
 
Sementara itu, menurut Aiptu Purwo Sudar Utomo, pemilik kuda, hatinya tergerak untuk menyeberangkan anak - anak yang berangkat sekolah karena sungai aliran Gunung Argupuro ini berarus deras dan sangat membahayakan jiwa.
 
 Warga di dusun ini, tidak memiliki jembatan. Setiap hari mereka harus melalui sungai ini, baik untuk ke sekolah maupun aktifitas perputaran ekonomi.

Tercatat, ada sekitar 50 kepala keluarga atau sekitar lebih dari 200 warga tinggal di Dusun Kedung Miri ini. Mata pencaharian mereka adalah petani.

Harapan siswa dan warga ini tidak muluk-muluk, hanya memiliki jembatan selebar 1,5 meter cukup untuk melintasi kendaraan roda dua.(end)


Berita Terkait


Tak Ada Jembatan, Siswa Seberangi Sungai Gunakan Kuda Milik Polisi

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua