Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kasus Kakek Bunuh Selingkuhan Direkontruksi
Jum'at, 09-02-2018 | 17:20 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kakek usia 75 tahun yang tega membunuh selingkuhan usia 65 tahun di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, diperagakan. Sebanyak 7 adegan diperagakan oleh pelaku dengan disaksikan warga yang penasaran atas aksi kakek tersebut.

Penjagaan ketat juga dilakukan oleh Polres Malang untuk mengantisipasi amarah dari keluarga korban. Saat pelaku turun dari mobil polisi, langsung disambut dengan hinaan serta cercaan dari warga sekitar.

Saat pelaku turun dari mobil polisi. Berbagai cercaan dan hinaan muncul kepada pelaku, yang tega menghabisi nyawa korban yang hampir setiap hari disetubuhi dengan diberikan uang sebesar Rp 20 ribu usai melakukan.

Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari, menjelaskan, pelaku memperagakan detik-detik terakhir saat korban dan pelaku masih berada di rumah pelaku yang berada di dalam Pasar Dampit, dengan mencumbunya layaknya pasangan muda. Karena suasana yang ramai, keduanya pun mencari tempat lain.

"Keduanya kemudian mencari tempat di belakang tower yang ada di samping pasar. Dengan menggunakan alas tikar, korban kemudian telanjang dan menunggu aksi dari pelaku untuk menyetubuhi," jelas AKP Amung Sri Wulandari.

Lantaran pelaku habis minum obat kuat dan kondisi sedikit cemas karena takut ketahuan warga, membuat alat vitalnya susah ereksi hingga 20 menit lamanya. Korban yang merasa kesal kemudian mengucapkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung.

"Karena kesal dengan ucapan korban, pelaku kemudian beralasan buang air kecil, padahal dia mengambil batu untuk dipukul ke kepala korban hingga tewas seketika," tambahnya.

Pelaku sempat memeriksa nafas korban, setelah tahu tidak bernafas. Pelaku meninggalkan korban dengan mengatakan "Selamat tinggal Say" dan memilih kembali ke kontrakan.

Saksi-saksi yang mengetahui korban terakhir keluar dengan pelaku, mempermudah Satreskrim Polsek Dampit untuk meringkus pelaku di rumah kontrakannya.

Reka ulang yang diperagakan Polsek Dampit sendiri, guna melengkapi pemberkasan supaya berkas pelaku cepat P-21 dan dipersidangkan dan segera mendapatkan hukuman atas perbuatan yang sudah dilakoni.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan yang dijunctokan pasal tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dan ancaman kurungan penjara selama 15 tahun.(end)





Berita Terkait


7 Tersangka Peragakan Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Hingga Tewas di Turen Malang

Ali Mukhson Peragakan 12 Adegan Pembunuhan Selingkuhan Istri

17 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Korban

Reka Ulang Istri Bunuh Suami, Tersangka Mendadak Pingsan


Kasus Penganiayaan Soal Tambang Pasir Mulai Direkonstruksi

Rekonstruksi, Suami Pembunuh Istri Peragakan 24 Adegan

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan PSK

Polisi Gelar Rekonstruksi di TKP Penemuan Kerangka Manusia

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber