Berita Terbaru :
Tambak Pocok, Desa Mente di Bangkalan
Bekali Karyawan Keahlian Bela Diri, Balmon Buat Dojo Kempo
Mengenal Dua Ulama Besar Pendiri NU dan Muhamadiyah Melalui Film
Machfud Arifin-Mujiaman Ajak Warga Surabaya Perangi Kecurangan di Pilwali
Ujian Hafalan Al-Quran di Tengah Pandemi
LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
KPU Surabaya Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pemkot Surabaya Kembali Lakukan Rapid Tes di Tempat
Ratusan Taruna-Taruni Ikuti Pelayaran Ke Pulau Terluar
Anjlok, Harga Sayur di Lumajang
Kepepet Biaya Nikah, Pemuda Asal Kupang Ini Bobol Toko
Sepuluh Tahun Bupati Sambari Mengabdi, Banyak Pembangunan Monumental di Kabupaten Gresik
Pernyataan Sikap atas Keputusan Presiden Mengangkat Eks Anggota Tim Mawar di Kementerian Pertahanan
Bermain Judi Online 5 Warga Diamankan
Seorang Gadis di Bawah Umur Digilir Tujuh Pemuda
   

Jamuan Nuansa Kolonial Dengan Perpaduan Masakan Indonesia, Asia dan Barat
Icip - Icip  Senin, 05-02-2018 | 06:11 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Dunia kuliner memang tidak ada habisnya, karena akan selalu ada ide dan kreatifitas baru yang dikembangkan. Kreasi aneka makanan ataupun adaptasi menu dari berbagai sumber terus berkembang. Seperti yang ada di Hotel Santika Jemursari yang menghadirkan menu barunya dengan nuansa budaya Belanda atau yang biasa disebut Risjttafel.

Risjttafel sendiri adalah jamuan ala Hindia-Belanda sudah ada sejak zaman kolonial. Jamuan gaya rijsttafel ini dulu muncul dan diciptakan oleh para pejabat Hindia Belanda untuk menjamu para tamu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya negeri jajahan yaitu Indonesia.
 
"Risjttafel sendiri bila diartikan ke Bahasa Indonesia adalah Meja Nasi. Memang, meskipun sajian Risjttafel ini dipopulerkan oleh penjajah Belanda, namun makanan yang disajikan merupakan makanan asli nusantara dengan menu pokoknya adalah nasi," jelas Radinia Paramita, Public Relation Santika Hotel Jemursari.
 
Makanan yang disajikan dalam Risjttafel ini memadukan beberapa citarasa, yakni mengadaptasi masakan Indonesia, Asia dan barat yang biasanya sebagai hidangan penutup seperti pudding atau minuman anggur.
 
Risjtaffel bisa dinikmati dengan cara memesan 1 hari sebelumnya. Pengunjung akan diberikan masing-masing 2 pilihan untuk tiap menu mulai dari hidangan pembuka sampai penutup. Pilihan yang ditawarkan diantaranya Gado-gado atau Rujak Cingur sebagai hidangan pembuka, aneka soto, nasi pun bisa dipilih mulai nasi putih hingga nasi jagung, untuk lauk bisa dipilih sate atau aneka olahan ayam.
 
Untuk harga cukup terjangkau, yaitu untuk minimal 4 orang hanya seharga Rp. 250.000,-/net . Selain itu, mendapat tambahan es teh dan air mineral secara cuma-cuma per paketnya.(end)

Berita Terkait

Daun Beluntas Disulap Jadi Kukis

Mujair Mangut dan Asap Khas Tanggulangin Cocok Hidangan Bulan Ramadhan

Novita Hardiny Olah Ubi dan Cokelat Jadi Kue Cantik

Jamuan Nuansa Kolonial Dengan Perpaduan Masakan Indonesia, Asia dan Barat
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  23 jam

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Peristiwa  8 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  22 jam

LSM LKHPI Bertekad Pecahkan Persoalan Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik
Opini  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber