Berita Terbaru :
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Jamuan Nuansa Kolonial Dengan Perpaduan Masakan Indonesia, Asia dan Barat
Icip - Icip  Senin, 05-02-2018 | 06:11 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Dunia kuliner memang tidak ada habisnya, karena akan selalu ada ide dan kreatifitas baru yang dikembangkan. Kreasi aneka makanan ataupun adaptasi menu dari berbagai sumber terus berkembang. Seperti yang ada di Hotel Santika Jemursari yang menghadirkan menu barunya dengan nuansa budaya Belanda atau yang biasa disebut Risjttafel.

Risjttafel sendiri adalah jamuan ala Hindia-Belanda sudah ada sejak zaman kolonial. Jamuan gaya rijsttafel ini dulu muncul dan diciptakan oleh para pejabat Hindia Belanda untuk menjamu para tamu sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya negeri jajahan yaitu Indonesia.
 
"Risjttafel sendiri bila diartikan ke Bahasa Indonesia adalah Meja Nasi. Memang, meskipun sajian Risjttafel ini dipopulerkan oleh penjajah Belanda, namun makanan yang disajikan merupakan makanan asli nusantara dengan menu pokoknya adalah nasi," jelas Radinia Paramita, Public Relation Santika Hotel Jemursari.
 
Makanan yang disajikan dalam Risjttafel ini memadukan beberapa citarasa, yakni mengadaptasi masakan Indonesia, Asia dan barat yang biasanya sebagai hidangan penutup seperti pudding atau minuman anggur.
 
Risjtaffel bisa dinikmati dengan cara memesan 1 hari sebelumnya. Pengunjung akan diberikan masing-masing 2 pilihan untuk tiap menu mulai dari hidangan pembuka sampai penutup. Pilihan yang ditawarkan diantaranya Gado-gado atau Rujak Cingur sebagai hidangan pembuka, aneka soto, nasi pun bisa dipilih mulai nasi putih hingga nasi jagung, untuk lauk bisa dipilih sate atau aneka olahan ayam.
 
Untuk harga cukup terjangkau, yaitu untuk minimal 4 orang hanya seharga Rp. 250.000,-/net . Selain itu, mendapat tambahan es teh dan air mineral secara cuma-cuma per paketnya.(end)

Berita Terkait

Daun Beluntas Disulap Jadi Kukis

Mujair Mangut dan Asap Khas Tanggulangin Cocok Hidangan Bulan Ramadhan

Novita Hardiny Olah Ubi dan Cokelat Jadi Kue Cantik

Jamuan Nuansa Kolonial Dengan Perpaduan Masakan Indonesia, Asia dan Barat
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  5 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  4 jam

Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Pilkada  2 jam

Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber