Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Life Style 

Melukis Adalah Menghidupkan Lukisan Lewat Warna-Warna dan Kuas
Minggu, 04-02-2018 | 17:26 wib
Oleh : Endang Pergiwati
Surabaya pojokpitu.com, Melukis bisa menjadi aktivitas yang sangat pribadi. Bagi Didik Sasono Setyadi, melukis adalah rekreasi. Dengan melukis, Didik mengungkapkan perasaan, imajinasi dan pikiran. Ini diungkapkan Didik SAsono Setyadi dalam Diskusi bertema Seni, Kebangsaan dan Keadilan, yang disertai Pameran Lukisan Karya Didik Sasono Setyadi dan Jupri Abdullah di Convention Hall Dyandra Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Sabtu [3/1]

Terkait soal aliran dalam melukis, Didik mengaku tidak terpaku pada satu aliran tertentu. Proses kreatif yang dilakukan Didik mengalir sesuai dengan apa yang ingin ia tuangkan ke dalam lukisan. 

"Melalui pencampuran warna,  yang kemudian dituangkan ke dalam lukisan, dengan penekanan kuas di tangan saya, warna-warna itu menjadi lain. Bukan lagi sekedar warna, tetapi menjadi sesuatu yang  hidup," tutur Didik.

Jupri menggarisbawahi pemaknaan Didik dalam aktivitas melukis ini. "Melukis itu harus dengan perasaan senang. Hanya dengan perasaan senang, lukisan yang kita hasilkan akan menjadi suatu karya yang bagus," tegasnya.

Jupri juga melihat adanya konsep yang kuat dalam lukisan-lukisan Didik. Bahkan sikap Didik yang memilih untuk tidak terpaku pada aliran tertentu justru berpotensi melahirkan pola-pola baru dalam melukis. Media yang digunakan pun tidak harus dengan media konvensional.
Jupri mencontohkan foto lama yang sudah buram pernah dipergunakan sebagai media melukis.

Chrisman Hadi, Ketua Umum Dewan Kesenian Surabaya, yang menjadi moderator dalam diskusi ini, mempertegas proses kreatif seorang pelukis yang bisa menghidupkan lukisannya melalui pencampuran warna dari goresan kuasnya.  "Aktivitas berkesenian juga bisa membuat orang memiliki pola berpikir yang lebih berbudaya dan lebih humanis," ungkapnya sembari menutup acara diskusi yang merupakan satu dari serangkaian acara Reuni Akbar Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Acara ini selanjutnya diisi dengan demo melukis oleh dua pelukis tadi, Jupri Abdullah dan Didik Sasono dengan iringan musik esemble dari Poss Esemble, dengan tiga personel Heru Prasetyono, Ahmad Fauzi, dan Puguh yang memainkan dua biola, dan cello, serta sesekali dengan flute. (end)



Berita Terkait


Melukis Adalah Menghidupkan Lukisan Lewat Warna-Warna dan Kuas

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua