Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Bupati Jombang Nyono Suherli Wihandoko saat digelandang ke gedung KPK.
Bupati Jombang dan Plt Kadinkes Ditetapkan sebagai Tersangka Suap
Minggu, 04-02-2018 | 16:00 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Setelah menjalani pemeriksaan KPK, akhirnya Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko ditetapkan sebagai tersangka. Nyono diduga menerima suap berkaitan dengan pengisian jabatan tertentu di Jombang.

Dalam keterangannya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan, penyidik telah menetapkan 2 tersangka, yaitu diduga sebagai pemberi suap Inna Silestyowati selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan penerima yaitu Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang. Demikian seperti dilansir sebuah media online, Minggu (4/2/2018)

Inna disebut memberikan uang kepada Nyono agar diangkat menjadi Kepala Dinas Kesehatan definitif. Uang itu disebut berasal dari titipan jasa pelayanan kesehatan dana kapitasi dari 34 puskesmas di Jombang.

"Diduga pemberian uang dari IS ke NSW agar Bupati menetapkannya sebagai kepala dinas definitif, karena dia saat ini masih pelaksana tugas," sebut Syarif.

Atas perbuatannya, Nyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Inna disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
(dhn/dhn/end)



Berita Terkait


KPK Amankan Sejumlah Koper Diduga Berisi Dokumen

Partai Pengusung Nyono Seharli Tidak Cabut Dukungan

Bupati Jombang dan Plt Kadinkes Ditetapkan sebagai Tersangka Suap

Plt Kadis Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Diperiksa KPK

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber