Berita Terbaru :
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
ASN Lingkungan Pemkab Jember Rapid Test Massal
Menko PMK Tinjau Penyaluran BST Di Kota Malang
Disparta Tinjau Persiapan Hotel Yang Akan Kembali Buka
Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test Ulang
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Seorang Karyawati Swalayan di Ponorogo Positif Covid 19
Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
   

Menpora Akan Membentuk Federasi Baru
Opini  Kamis, 07-05-2015 | 22:08 wib
Reporter : Ambari Taufik
Surabaya pojokpitu.com, Setelah gagalnya La Nyala untuk menemui Menpora, karena memang Menpora enggan bertemu atau tatap muka langsung , disebabkan Menpora sudah punya rencana baru bahwa PSSI akan dibubarkan diganti Federasi Sepakbola Indonesia. Oleh sebab itu Menpora tidak hanya minta di sanksi tapi minta Indonesia di keluarkan dari anggota FIFA & AF. Setelah keluar dari keanggotaan FIFA maka Indonesia akan mendaftar dengan nama nama baru FSI .

Sebagai anggota baru dengan rangking terbawah alias 208,  target Menpora dalam 5 tahun atau 2020, Indonesia kembali ke ranking 150an dengan pemain  berusia atau U-21 yang saat itu sudah mencapai tahun emasnya. Juga kepengurusannya FSI  di isi  oleh mantan pemain dan politkus dengan sponsor yg sudah siap. Ada 4 sponsor kakap.  Yang pasti pengurus PSSI saat ini  dan yang lalu di black list oleh Menpora.

Bagaimana dengan klub-klub  dan asprov ?, Klub tetap seperti saat ini, hanya Asprov ada sedikit perombakan yang berpihak pada PSSI akan digusur.

Bagaimana kompetisi yang akan dating ?. Kompetisi tetap seperti saat ini, yang dirubah hanya nama atau title saja. Untuk divisi teratas atau tier 1 hanya maksimal 14  Klub yang sudah pasti aman. Karena dibelakang mereka adalah sponsor kakap yang  tidak mungkin digoyang Menpora. Seperti PERSIB Bandung  [ Erick thohir/glen sugita), Bali United [ Yabes tanuri, sekaligus sponsor  MU] dan Persipura [ Freeport]. Sedangkan  klub yang lain silahkan bersiap siap direformasi jika ingin berkiprah di kompetisi baru  bentukan menpora. (pul)



Berita Terkait

Asprov PSSI Jatim Belum Bersikap Terkait Pengganti Sekjen

PSSI Meluncurkan Video Garuda Melawan Corona

Keputusan PSSI Tepat Dalam Situasi Darurat Corona

PSSI Apresiasi Asprov Jatim Setinggi Langit, Ini Penyebabnya
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  11 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  8 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  7 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber