Berita Terbaru :
Lima Guru Positif Covid-19, Begini KBM di SDN Plaosan 1
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
   

Akses Truk Double Track Desa Sendangrejo Bakal Ditutup
Politik  Jum'at, 02-02-2018 | 13:20 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun bakal menutup ruas jalan di Desa Sendang Rejo Hingga Ke Desa Dimong.

Kondisi jalan Desa Sendang Rejo Menuju Desa Dimong rusak akibat sering dilintasi truk material double track.  Jalan raya alternatif dari Kota Madiun menuju Mejayan ini banyak terdapat lubang lubang yang membahayakan pengguna jalan .

Tahun anggaran 2018 ini, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun akan melanjutkan program peningkatan jalan. Program yang sudah berjalan sejak 2 tahun lalu ini akan difokuskan di jalur tersebut. Sekaligus berkoordinasi dengan pihak PPK double track terkait perbaikan jalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dpupr Kabupaten Madiun Heru Sulaksono mengatakan, nantinya jalur sepanjang 1,8 kilometer yang menjadi akses truk pengangkut meterial pembangunan proyek nasional tersebut akan ditutup. Namun DPUPR kehilangan kontak dengan PPK Double Track, pihak balai teknik perkereta api wilayah Jawa Bagian Timur Direktorat Jenderal Perkeretaapian - Kementerian Perhubungan (Dirjenka - Kemenhub) terkesan menutup diri.  "Padahal DPUPR hanya ingin menanyakan sampai kapan pembangunan proyek double track tersebut berlangsung," kata Heru Sulaksono.

Dalam waktu dekat, DPUPR bakal mengundang lagi pihak balai teknik perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Timur.  Toleransi yang diberikan oleh DPUPR selama ini sudah lebih dari cukup. Bahkan dengan ditingkatkannya jalan Sendangrejo  Dimong dari aspal ke rigit beton, bakal mengurangi beban pelaksana double track dalam proses perbaikan jalan. (pul)

Berita Terkait

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup

Batasi Penyebaran Covid-19, Perbatasan Jalan Pondok Candra Ditutup

Jalan Tunjungan Ditutup 2 Hari Untuk Acara Surabaya Culture

Akses Jalan Ditutup Pengembang, Warga Kemiri Protes
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  8 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  11 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  7 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber