Berita Terbaru :
Surabaya Aero Club, Comunitas Penghobi Pesawat Siap Beraksi di Jatim
Harapan Penemuan Obat Covid-19 Ada di Lamongan
Regrouping SD, Bangunan Tak Terpakai Dikembali ke Aset
Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Puluhan Hektar Pisang Raja Kresek Dibudi Daya
Panen Raya Hasil Perikanan Blitar, Cukupi Pangan Dimusim Pandemi
Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya
Penyelenggara Pemilu, Komisioner, PPK PPS dan PPDP Wajib Rapidtes
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Anggaran Rp 8 Milyard Pertahun, Angka Kemiskinan Pacitan Hanya Turun 0,07 Persen
Politik  Rabu, 31-01-2018 | 13:13 wib
Reporter : Sujarismanto. agung prawoto
Anggaran penanganan kemiskinan di Pacitan mencapai Rp 8 miliyar pertahun. Kendati begitu, angka kemiskinan di periode 2016-2017 hanya turun sebanyak 0,07 persen. Warga miskin Pacitan. Foto Agung
Pacitan pojokpitu.com, Membangun tata kelola pemerintahan bisa dinyatakan mencapai taraf keberhasilan, jika salah satu indikator permasalahan sosial berhasil teratasi. Namun di Pacitan, hal tersebut nampaknya sulit untuk di wujudkan.

Menurut Heru Wiwoho, Kepala Bappeda Pacitan, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jumlah orang miskin di kota berjuluk seribu satu goa pada kurun waktu 2016 mencapai 85.530 jiwa. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari data orang miskin, pada tahun 2015, yakni menurun sekitar 1,19 persen.
 
Namun, pada tahun 2017, penanganan kemiskinan di Kabupaten Pacitan, tidak menunjukan progres yang berarti. Angka kemiskinan di Pacitan, hanya turun sebesar 0,07 persen dari angka sebelumnya sebanyak 15,49 persen, menjadi 15,42 persen. "Padahal pemerintah Kabupaten Pacitan, mengalokasikan anggaran sekitar Rp 8 miliyar pertahun, guna penanganan dan pengentasan kemiskinan," kata Heru Wiwoho.
 
Di kurun waktu 2016-2017, angka kemiskinan di Pacitan hanya menurun sebanyak 270 jiwa orang miskin. Banyak faktor yang menghambat progres pengentasan kemiskinan di Pacitan, tidak hanya anggaran pemerintah yang dinilai minim, program penanganan yang kurang tepat sasaran dinilai juga mengambat laju penanganan kemiskinan di Pacitan. "Pemerintah Kabupaten Pacitan, kini terus mengandalkan program program pengentasan kemiskinan, berbasis dana stimulan," kata Heru Wiwoho.
 
Salah satunya Grindulu Mapan. Namun, program tersebut dinilai masih perlu dievaluasi, karena belum sepenuhnya memaksimalkan upaya percepatan penanaganan kemiskinan di Pacitan. Program Grindulu Mapan,  menargetkan penanganan kemiskinan bagi 7.750 jiwa, dari angka orang miskin di Pacitan. "Namun target tersebut di nilai sulit tercapai, jika tidak ada evaluasi program," jelas Heru Wiwoho
 
Sementara itu Direktur Penanggulangan  Kemiskinan Dan Kesejahteraan Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Vivi Wilaswati mengatakan, salah satu indikator penyebab tingginya angka kemiskinan adalah angka anak putus sekolah. Hal tersebut di nilai perlu mendaji fokus utama pemerintah, jika ingin program penanganan kemiskinan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
 
"Jaminan usia prduktif untuk mendapatkan lapangan pekerjaan juga menjadi penentu, agar progres pengentasan kemisikinan di Pacitan  dapat segera terealisasi. sehingga, perlu adanya trobsoan baru, pada program program pemerintah yang digulirkan," kata  Vivi Wilaswati.

Sudah semestinya, pemerintah tidak tutup mata, terhadap progres pengentasan kemiskinan yang belum menunjukan hasil berarti. Tidak hanya bertumpuknya anggaran, ketepatan sasaran dan program pengentasan kemiskinan berkelanjutan perlu di evaluasi oleh pemerintah.(pul)

Berita Terkait

Tragedi Kemiskinan Nganjuk, Janda 2 Anak Terpaksa Jual Teremos Untuk Beli Beras

Angka Kemiskinan di Kota Probolinggo Terus Turun, 29 Kelurahan Akan Dijadikan Kampung Tematik

Di Bojonegoro Tingkat Pengangguran Alami Penurunan

Dari Tahun 2016 Hingga 2019 Angka Kemiskinan di Bojonegoro Alami Penurunan
Berita Terpopuler
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  11 jam

ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Malang Raya  8 jam

Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber