Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Penyuap Ketua DPRD Malang Ditahan KPK
Selasa, 23-01-2018 | 18:44 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur PT Hidro Tekno Indonesia, Hendrawan Maruszaman, dalam kasus suap penganggaran kembali proyek pembangunan jembatan Kedung Kandang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2016.

Usai menjalani pemeriksaan kurang lebih 8 jam, Hendarwan langsung mengenakan rompi tahanan oranye saat keluar dan hendak dibawa ke rumah tahanan KPK.  Hendrawan tidak banyak berkomentar terkait penahanannya oleh KPK. Meskipun dicecar oleh awak media, ia langsung memasuki mobil tahanan. 

Jubir KPK, Febi Diansyah, menjelaskan, Direktur PT Hidro Tekno Indonesia yang memberikan suap kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang saat itu, Moh Arief Wicaksono. Sementara itu, terkait dugaan penyuapan yang dilakukannya.
"Hendrawan Maruzaman ditahan selama 20 hari ke depan oleh KPK di Polres Jakarta Pusat," jelas Febi Diansyah.

Selain itu, dalam kasus suap penggaran kembali Jembatan Kendung Kandang, Arief selaku Ketua DPRD Kota Malang saat itu diduga menerima suap sebanyak Rp 250 juta dari Hendrawan Maruzaman. Sementara nilai proyek pembangunan jembatan tersebut mencapai Rp 98 miliar dan dikerjakam secara multiyears dari tahum 2016 sampai 2018. (end)

Berita Terkait


10 Anggota DPRD Malang Jilid 2 Mulai Diadili

M.Baqir, Pemberi Suap Walikota Pasuruan, Jalani Sidang Perdana

Staf Khusus Pribadi Imam Nahrowi Diperiksa KPK

KPK Kembali Periksa Walikota Pasuruan dan Tiga Orang Saksi


KPK Hadirkan Pemberi Suap ke Walikota Blitar Non Aktif Sebagai Saksi

Lima Tersangka Suap IMB Mojokerto Ditahan KPK

Gubernur Pesan Kepada Kepala Daerah Tidak Terlibat Suap

BSN Berikan Sertifikat ISO "Anti Suap" Untuk SKK Migas
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber