Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Komisoner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi,
Lagi, La Nyalla Mattalitti Mangkir Panggilan Ke 3 Bawaslu
Sabtu, 20-01-2018 | 07:21 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Berita Video : Lagi, La Nyalla Mattalitti Mangkir Panggilan Ke 3 Bawaslu
Surabaya pojokpitu.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur berharap agar La Nyalla Mattalitti Kooperatif, dan bersedia menjelaskan dugaan mahar politik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Menurut Komisoner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi, untuk ketiga kalinya La Nyalla Mattalitti tidak hadir ke Bawaslu. Padahal kasus tersebut sudah disampaikan ke publik dan menjadi bola liar. Untuk itu Bawaslu ingin meluruskan, dengan meminta kerjasama antara semua pihak untuk pembuktian dugaan mahar politik yang telah disampaikan ke media. "Pasca ketidakhadiran ketiga kalinya ini, kami segera berkoordinasi dengan Bawaslu RI untuk menentukan langkah selanjutnya menyikapi kasus tersebut," kata Aang.

Pihaknya harus berkoordinasi dengan Bawaslu RI sebelum menentukan langkah selanjutnya. Karena untuk membuktikan ada pelanggaran harus ada dua alat bukti. Yaitu rekaman percakapan telepon yang kabarnya dimiliki La Nyalla, serta berdasarkan putusan MK. Bahwa jika dilakukan tanpa sepengetahuan pihak lainnya, maka tidak dapat dijadikan alat bukti. (pul)

Berita Terkait


Belum Terpilih, Calon DPD RI La Nyalla Siap Janji Datangkan Investor ke Jawa Timur

Lagi, La Nyalla Mattalitti Mangkir Panggilan Ke 3 Bawaslu

Beredar Info Akan Diserbu Massa, Kantor DPD Gerindra Jatim Dijaga Polisi

La Nyalla Tidak Hadiri Panggilan Bawaslu


Minggu Depan Bawaslu Jatim Panggil La Nyalla

Drama Gerindra Itu Berjudul NYALI LA NYALLA

Persoalan La Nyalla dengan Gerindra Tak Pengaruhi Elektabilitas Gus Ipul-Puti

Gerindra Menolak Tudingan La Nyalla Terkait Duit
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber