Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Dwi Wahyuni diagnosis dokter jiwa, menderita skizofrenia atau sakit jiwa berat. Sedangkan Darto, tersangka sekaligus suami Karmi dinyatakan normal atau sehat jiwanya. Foto Herpin
Kesimpulannya, Salah Satu Pembunuh Karmi Menderita Skizofrenia
Jum'at, 19-01-2018 | 17:02 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Magetan pojokpitu.com, Salah satu pelaku pembunuh Karmi, Dwi Wahyuni, tersangka dalam kasus pembunuhan wanita asal Magetan dinyatakan sakit jiwa, oleh RSUD dr Soeroto Ngawi.

Kasus pembunuhan Karmi asal Desa Kawedanan Kecamatan Kawedanan, harus melibatkan RSUD dr Soeroto Ngawi. Satreskrim Polres Magetan, sangat membutuhkan keterangan tim medis poli jiwa. Hal tersebut, sebagai tindak lanjut pemeriksaan jiwa , terhadap kedua tersangka pembunuh Karmi, yaitu Darto (50) dan Dwi Wahyuni (31)

Hasilnya, Darto  tersangka sekaligus suami Karmi, dinyatakan normal atau sehat jiwanya. Sedangkan Dwi Wahyuni yang masih kerabat dekat korban, dinyatakan menderita skizofrenia atau sakit jiwa berat. Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit telah melakukan perawatan medis khusus, untuk menenangkan Dwi Wahyuni.

Menurut dr. Kardimin, Spkj, M.kes. dokter poli jiwa RSUD dr. Soeroto, dari diagnosa ini, Dwi Wahyuni direkomendasikan menjalankan perawatan secara khusus. Agar tidak membahayakan keluarga dan orang di sekitarnya. Salah satunya, dengan mengirim tersangka ke rumah sakit jiwa.

Dengan keluarnya hasil pemeriksaan jiwa, Dwi Wahyuni berpeluang bebas dari hukuman. Sedangkan Darto, tetap menjalani proses hukum atas dugaan keterlibatan membunuh Karmi istrinya sendiri. (pul)

Berita Terkait


Kesimpulannya, Salah Satu Pembunuh Karmi Menderita Skizofrenia

Aneh, Membunuh Karmi Demi Membersihkan Dosa

Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan di Ngawi

Dua Terduga Pembunuh Karmi Diamankan Polisi

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber