Berita Terbaru :
Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
   

Polres Ngawi Segera Rekontruksi Pembunuhan Janda Kaya
Peristiwa  Kamis, 18-01-2018 | 02:17 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Pihak kepolisian segera melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan janda kaya asal Kabupaten Ngawi, yang mayatnya dibuang di Kabupaten Madiun. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, jumlah tersangka tetap dua orang.

Kasus pembunuhan Sulasi, janda kaya asal Kabupaten Ngawi, terus diproses oleh Polres Ngawi. Saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki aksi pembunuhan sadis kedua tersangka, yaitu NH, wanita 28 tahun, dan BM, pria 20 tahun, warga Kecamatan Paron.

Keduanya membunuh pengusaha simpan pinjam tersebut, karena sakit hati perkara hutang piutang. NH awalnya berhutang Rp 7 juta dengan perantara BM. Dalam prosesnya, pembayaran hutang molor dari kesepakatan, meskipun tinggal Rp 3 juta.

Namun Sulasi ngotot menagih dan mengancam akan melaporkan polisi, sehingga membuat keduanya sakit hati. Kedua tersangka, sempat meracuni makanan Sulasi, namun upaya itu gagal.

Keduanya kemudian, beraksi lagi dengan membunuh korban di Perumahan Griya Lawu Indah Kota Ngawi, dengan cara dicekik. Setelah tewas, mayatnya dibawa keluar dengan mobil, untuk dibuang. Awalnya, mayat akan dibuang ke Waduk Bening Saradan Madiun, tetapi karena ramai dibuang ke Sungai Desa Gading Balerejo Madiun.

"Hingga saat ini, petugas masih menyidik kasus pembunuhan tersebut. NH, wanita ini diperiksa intensif, karena diduga sebagai perencana pembunuhan," kata AKP Maryoko, Kasat Reskrim Polres Ngawi.

Selain itu, petugas juga masih mencari sejumlah pedagang, yang menerima penjualan perhiasan emas Sulasi, dari kedua tersangka, senilai Rp 9 juta rupiah. Sesuai rencana, dalam waktu dekat rekonstruksi segera digelar.

Kasus pembunuhan Sulasi, termasuk pembunuhan berencana, sehingga memerlukan penyidikan lebih serius, sebelum dilimpahkan berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Ngawi.(end)

Berita Terkait

Rekontruksi Pembunuhan Ibu Kos, Tersangka Peragakan 62 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan, Judul 13 Adegan Keponakan Bunuh Pamannya

Polres Ngawi Segera Rekontruksi Pembunuhan Janda Kaya

32 Tahapan Rekontruksi Pembunuhan Oleh Dukun Bayi
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  5 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  4 jam

Calon Mahasiswa Wajib Rapid Test Sebelum Ujian SBMPTN
Kesehatan  7 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  19 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber