Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Disperindag Jatim mengklaim saat ini harga daging ayam cenderung menurun, meski masih belum merata. Foto dok pojokpitu.com
Harga Daging Ayam Naik Karena Tingginya Permintaan
Selasa, 16-01-2018 | 09:52 wib
Oleh : Selvy Wang
Berita Video : Harga Daging Ayam Naik Karena Tingginya Permintaan
Surabaya pojokpitu.com, Kenaikan harga daging ayam terjadi akhir-akhir ini disebabkan tingginya permintaan sejak bulan Desember lalu. Selain itu, karena adanya kekhwatiran naiknya harga pakan ayam, yaitu jagung yang belum masa panen.

Menurut Kepala Disperindag Jatim M Ardi Prasetyawan, peternak menaikan harga pokok atau HPP dari Rp 19 ribu menjadi Rp 21 ribu. Lalu ditambah dengan ongkos potong ayam sebesar Rp 10 ribu, sehingga harga di pedagang mencapai Rp 31 ribu. Maka otomatis pedagang menjual di kisaran Rp 32 hingga Rp 33 ribu. Meski ada di beberapa pasar, terutama di wilayah Surabaya harga mencapai Rp 34 hingga Rp 35 ribu. 

"Kenaikan HPP ayam ini karena tingginya permintaan di bulan Desember lalu, karena ada perayaan Natal dan Tahun Baru. Selain itu , disebabkan adanya kekhwatiran peternak terhadap naiknya  harga campuran pakan ternak pada bulan Desember- Januari , yaitu jagung akibat belum masa panen," kata M Ardi. 

Ardi menambahkan saat ini harga sudah cenderung menurun , karena permintaan tidak setinggi bulan lalu. Meskipun masih belum merata di semua daerah di Jawa Timur. (pul)

Berita Terkait


Harga Daging Ayam Broiler Masih Tinggi Akibat Harga Pakan Naik

Harga Daging Ayam Melonjak, KPPU dan Satgas Pangan Polda Sidak Pasar

Stok Terbatas, Harga Daging Ayam Naik Dratis

Stok Langka, Harga Telur Ayam Naik Drastis


Harga Telor dan Ayam di Sidoarjo Belum Stabil

Pasokan Berkurang, Harga Daging Ayam Kembali Meroket

Jelang Idul Adha Harga Daging Ayam Mulai Meroket

Harga Daging Ayam Masih Tinggi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber