Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Minta Overpass, Puluhan Warga Ngawi Geruduk Proyek Tol
Senin, 15-01-2018 | 20:10 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Berita Video : Minta Overpass, Puluhan Warga Ngawi Geruduk Proyek Tol
Ngawi pojokpitu.com, Puluhan warga Kabupaten Ngawi menggelar aksi di lokasi pembangunan Jalan Tol Ngawi-Mantingan. Massa menuntut dibangunkan overpass untuk menghubungkan dua perkampungan, yang kini terpisah oleh jalan tol.

Lebih dari 20 warga Desa Plang Lor Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi mendatangi lokasi pembangunan Jalan Tol Ngawi-Mantingan, KM564. Warga berniat memblokir jalan tol dengan menggunakan batang bambu.

Namun aksi tersebut dicegah petugas dari Polsek Kedunggalar dan Koramil Kedunggalar yang datang ke lokasi.

Warga kemudian berdiskusi dengan perwakilan PT.SNJ, yang dipanggil oleh pihak berwajib. Aksi spontan ini dipicu kekesalan warga setempat, yang sempat dijanjikan pembangunan overpass, namun tak jadi diwujudkan.

Overpass ini diharapkan bisa menghubungkan jalan antar kampung yang kini terpisah oleh jalan tol.  Warga kecewa, karena pembangunan over pass, dialihkan ke jalan lain.

Untuk menghindari aksi lebih besar, pihak berwajib memfasilitasi perwakilan warga, untuk bertemu PT. Solo Ngawi Jaya, pelaksana pembangunan Jalan Tol Ngawi-Mantingan.(end)

Berita Terkait


H-1 Penumpukan Kendaraan Terjadi di Gate Tol Wilangan

H-2 Dini Hari, Arus Lalu Lintas di Jalan Tol Solo-Ngawi Masih Lancar

Jalan Tol Ngawi-Sragen Mulai Dipadati Pemudik

Polisi Jaga 24 Jam 5 Titik Rawan Laka di Tol Ngawi Sragen


Jalan Tol Ngawi-Sragen Mulai Dipadati Pemudik

Komisi D Sidak Saluran Irigasi Terganggu ROW Tol Ngawi - Wilangan

Polisi Jaga 24 Jam 5 Titik Rawan Laka di Tol Ngawi Sragen

Ruas Tol Ngawi-Sragen Fungsional H-7 Hingga H+10

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber