Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Opini 

Muhammad Amin Penggiat Media Sosial, Jurnalis JTV Gresik
Drama Gerindra Itu Berjudul NYALI LA NYALLA
Sabtu, 13-01-2018 | 17:55 wib
Oleh : Muhammad Amin
Surabaya pojokpitu.com, Nama lengkap pria kelahiran Jakarta 10 Mei 1959 adalah LA NYALLA MAHMUD MATTALITTI. Menilik namanya dia pasti bukan orang Jawa. Tapi kenyataannya dia sangat fasih berbahasa jawa terutama Dialek Suroboyoan. Memang benar laki-laki berdarah bugis ini memang dibesarkan di Kota Pahlawan Surabaya. Dia sekolah disana dan besar disana bahkan basis usahanyapun sampai sekarang tetap di Surabaya.

Sorot matanya tajam. Namun sejatinya ramah ini sangat populer di Jawa Timur terutama di Surabaya. Hampir semua orang di Surabaya tahu dan mengenal nama La Nyalla. Dia salah satu tokoh utama ormas kepemudaan di Jawa Timur. Pergaulannya yang luas dan bisnisnya yang menggurita membuat dia sering menduduki posisi puncak beberapa organisasi pengusaha di Jatim seperti HIPMI, KADIN dan beberapa asosiasi usaha.

Beberapa hari terakhir nama La Nyalla ramai menghiasi media nasional. Prescomnya menjadi viral dimana-mana. Karena keberaniannya membongkar aib besar bekas partainya sendiri Gerindra. Uang mahar untuk bisa dicalonkan jadi Gubernur Jatim dalam Pilkada 2018 dengan tegas, lugas dan gagah berani dia ungkapkan secara detail. Dia tak segan menyebut nama Boss Besar Gerindra yang dikatakan ikut terlibat dalam permainan uang mahar ini.

Keberanian La Nyalla dalam mengungkap kebobrokan sang tokoh di depan publik sungguh mencengangkan. Mantan Ketua Umum PSSI ini dengan garang menguliti lapis demi lapis permainan kotor partai dalam pencalonan kepala daerah.

Ini sebenarnya bukan berita baru, sudah menjadi rahasia umum. Tapi hanya seorang La Nyalla yang berani mengupas secara terang benderang drama di balik pencalonan kepala daerah di depan media.

Saya yakin gebrakan La Nyalla pasti membuat pusing tujuh keliling pimpinan Parta Gerindra. Mereka pasti sedang merancang sejuta argumen untuk membantah pernyataan La Nyalla. Tapi bantahan pimpinan partai Gerindra nanti pasti serasa menggantang asap alias sia-sia. Publik jauh akan lebih percaya pernyataan La Nyalla dibanding bantahan lemah dan tidak meyakinkan. Apalagi La Nyalla punya bukti kuat berupa rekaman telepon dan siap beradu banteng di arena pengadilan.

Jujur saya bahagia, kali ini arogansi Partai Gerindra kena batunya. Mereka lupa dengan siapa sedang berhadapan. La Nyalla bukan lawan ecek-ecek yang bisa digertak pakai topi koboy ala ksatria berkuda. La Nyalla terlalu tangguh untuk dihadapi oleh hanya manusia sekelas si Zonk dan kaumnya. Partai Gerindra ibarat sedang menghadapi pepatah "Siapa menabur angin, akan menuai badai". Dan Badai La Nyalla saat ini sedang menerjang dan memporakporandakan Partai Gerindra.

Dalam kasus ini, publik harus menaruh respect yang tinggi buat La Nyalla. Karena keberaniannya, kebusukan permainan petinggi partai politik bisa terkuak lebar. Mereka yang ongkang-ongkang kaki menerima uang ratusan milyar, rakyat yang disuruh bekerja keras memberikan suara.

Sungguh keji dan memuakkan. Bukan tidak mungkin modus operandi ini juga dilakukan partai-partai lainnya. Selama ini yang mereka tampilkan di depan media hanya basa-basi penuh pencitraan, sedang di belakang layar mereka riuh bermain uang sogokan.

Saya berharap NYALI LA NYALLA memberikan inspirasi kepada yang lain agar berani terbuka membuka kedok praktek kotor money politic yang selama ini terjadi.

Saya berharap juga NYALI LA NYALLA merupakan awal dari keterpurukan partai-partai yang gemar menempuh segala cara, termasuk SARA untuk mendapatkan KUASA.  Semoga juga rakyat semakin sadar logika agar tidak mudah dibodohi oleh para politikus dengan segala cara terkadang pakai embel-embel agama bahkan nurut saja disuruh minum kencing UNTA. (pul)


Berita Terkait


Belum Terpilih, Calon DPD RI La Nyalla Siap Janji Datangkan Investor ke Jawa Timur

Lagi, La Nyalla Mattalitti Mangkir Panggilan Ke 3 Bawaslu

Beredar Info Akan Diserbu Massa, Kantor DPD Gerindra Jatim Dijaga Polisi

La Nyalla Tidak Hadiri Panggilan Bawaslu


Minggu Depan Bawaslu Jatim Panggil La Nyalla

Drama Gerindra Itu Berjudul NYALI LA NYALLA

Persoalan La Nyalla dengan Gerindra Tak Pengaruhi Elektabilitas Gus Ipul-Puti

Gerindra Menolak Tudingan La Nyalla Terkait Duit
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber