Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pilkada 

Pengamanan Pilkada, Ratusan Massa Geruduk Barikade Polisi
Jum'at, 12-01-2018 | 11:25 wib
Oleh : Kriswanto
pojokpitu.com, Setiap gelaran pemilihan kepala daerah, berpotensi konflik cukup tinggi. Seperti di Kota Madiun. Bentrok antar aparat dan massa pendukung pasangan calon yang tidak terima hasil Pilkada tidak terhindarkan.

Ratusan pendukung salah satu pasangan Calon Wali Kota Madiun, yang memadati jalan Pahlawan Kota Madiun, mengamuk dan mulai melempari petugas keamanan dengan benda-benda disekitarnya.

Massa mencoba menyerang barikade yang dibentuk puluhan personil Polri, serta membakar ban bekas. Aksi anarkis ini bentuk kekesalan massa yang tidak terima atas penetapan KPU, karena jagoannya kalah dipemilihan Wali Kota Madiun 2018.

Bentrok ini merupakan simulasi pengamanan Pilkada serentak 2018 yang digelar oleh Polres Madiun Kota. Selain adegan pengamanan massa anarkistis, ratusan warga, personil Polri, komisioner KPU, serta Linmas turut memperagakan pengamanan. Seperti ancaman teror terhadap pasangan calon, pengamanan kampanye, dan pengamanan kotak suara dari TPS menuju KPU.

AKBP Sonny Mahar Budi Adityawan, Kapolres Madiun kota mengatakan, simulasi digelar sebagai gambaran analisis ancaman agar personil keamanan untuk bertindak sigap sewaktu-waktu.

Total sekitar 1.300 personil dari unsur TNI, Polri dan Linmas bakal dikerahkan dalam pengamanan selama Pilkada serentak nantinya. "Sedikitnya ada 8 TPS dinyatakan rawan aksi intimidasi dan kriminalitas, menurut rencana akan dikawal ekstra oleh aparat." Kata Sonny Mahar Budi Adityawan. (pul)

Berita Terkait


Partisipasi Warga Saat Pilkada Mencapai 75,2 Persen

Iswanto Berharap Relawan Berkah Tidak Euforia Berlebihan

1 Dari 3 Tim Pemenangan Paslon Klaim Menang Pilkada

Maidi - Inda Raya Unggul Dalam Hitung Cepat

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber