Berita Terbaru :
Dua Oknum LSM Diamankan Polisi, Diduga Peras Kades
Dwi Sasono Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
   

Sambil Telanjang, Warga Blokir Jalur Pantura Tuntut Jalan Desa Dibuka
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 12-01-2018 | 09:56 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Massa berusaha bertahan saat dibubarkan petugas
Probolinggo pojokpitu.com, Ratusan warga Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, memblokir jalur Pantura hampir 1 jam. Massa menuntut jalan desa yang tertutup akibat pembangunan jalan tol segera dibuka kembali.

Pembubaran massa berlangsung ricuh. Bahkan sejumlah ibu-ibu melakukan aksi telanjang dada menolak dibubarkan. Akibat pemblokiran ini jalur Pantura Probolinggo-Pasuruan mengalami kemacetan panjang.
 
Suasana semakin panas saat mobil TNI Angkatan Laut melintas di tengah aksi demo. Melihat warga bertahan di tengah jalan, aparat TNI dan Polri secara tegas membubarkan massa, hingga akhirnya berhasil mengusir massa ke pinggir jalan.
 
Aksi ini dilakukan karena 4 jalan di Desa Klampok ditutup imbas dari pembangunan jalan tol Pasuruan-Probolinggo. Dengan ditutupnya jalan desa ini, warga yang ingin ke desa tetangga atau ke sawah harus memutar sejauh 1 kilometer.
 
Susilowati, warga Desa Klampok, menyayangkan penutupan 4 jalan desa tanpa diberi akses pengganti. Sehingga aktifitas warga Desa Klampok dan desa tetangga terganggu.
 
Agus Winarno, Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Jalan Tol Paspro saat dikonfirmasi pojokpitu.com mengaku tidak bisa berkomentar banyak soal aksi massa ini. Akibat aksi blokir ini jalur Pantura Probolinggo-Pasuruan mengalami kemacetan panjang hampir 2 jam. (pul)
 





Berita Terkait

Tol Paspro Akan Diresmikan Presiden Bulan Desember

Sambil Telanjang, Warga Blokir Jalur Pantura Tuntut Jalan Desa Dibuka

Ratusan Warga Turun ke Proyek Tol, Tagih Janji Pembuatan Jalan

Panen Tebu Warga Terhambat Proyek Tol Manker
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  12 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  10 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  9 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber