Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Tim dokter kembar siam RSUD dr Soetomo memastikan jantung kedua bayi berfungsi normal. Foto Rosi
Kondisi Bayi Kembar Siam Salma-Sofia Terus Membaik
Kamis, 11-01-2018 | 15:30
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Kondisi bayi kembar siam omphalopagus omphalocele atau tubuh bawah dada menyatu, Salma-Sofia terus membaik. Memasuki hari ketiga, bayi Salma-Sofia sudah tidak membutuhkan alat bantu pernafasan. Keduanya juga sudah bisa mengisap ASI sebanyak 3 cc.

Bayi kembar siam Salma-Sofia masih menjalani perawatan di ruang neonatal intensive care unit (NICU) Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU dr Soetomo. Membaiknya kondisi bayi dempet bawah dada ini ditandai dengan dilepasnya alat nasal continuos positive airway pressure (CPAP) yang berfungsi untuk membantu fungsi saluran nafas.

Dokter Agus Harianto, Ketua Tim Pusat Pelayanan Kembar Siam RSUD Dokter Soetomo, mengatakan dengan dilepasnya alat Nasal CPAP ini menjadi pertanda bayi Salma-Sofia dalam kondisi baik.

"Dari hasil pemeriksaan jantung diketahui kondisi jantung berfungsi normal. Bahkan, hari ini kedua bayi ini mampu menghisap asi hingga 3 cc. Padahal sebelumnya hanya 1 cc saja," tutur Agus Harianto.

Rencana operasi pemisahan bayi Salma-Sofia dilakukan bila berat bayi sudah 10 kilogram yang diperkirakan 10 minggu lagi. "Dan tentunya operasi dilakukan jika bayi dalam kondisi sehat," terangnya. (pul)

Berita Terkait


Kondisi Bayi Kembar Siam Salma-Sofia Terus Membaik

RSU dr Soetomo Tangani Kembar Siam ke-86

Bayi Kembar Siam Rujukan Akhirnya Meninggal

Sangat Langka, Bayi Kembar 3 Lahir di Ponorogo


Kondisi Salah Satu Bayi Kembar Sudah Stabil

Fokus Perawatan, Bayi Kembar Siam Belum Stabil

Kondisi Bayi Kembar Siam Dempet Perut Masih Stabil

Bayi Kembar Siam Dirujuk Ke RS Dokter Sutomo
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber