Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
 

dr Agus Sulistiyono memeriksa bayi kembar yang lahir dalam kondisi dempet Foto Rosi
RSU dr Soetomo Tangani Kembar Siam ke-86
Kamis, 11-01-2018 | 13:23 wib
Oleh :
Surabaya pojokpitu.com, Tim dokter RSU dr Soetomo kembali mendapatkan pasien kembar siam. Salma dan Sofia terlahir pada Senin (8/1) pukul 08.45 dengan kondisi omphalopagus-omphalocele di rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut.


Kedua tubuh bayi kembar siam itu menyatu di bagian bawah dada mereka. Saat ini keduanya dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU dr Soetomo dalam infant warmer alias alat penghangat. Mereka merupakan kembar siam ke-86 yang ditangani RSU dr Soetomo.

Persalinan dilakukan melalui operasi Caesar saat kandungan ibu berusia 37-38 minggu. Yang menangani adalah dr Agus Sulistiyono SpOG, dr Ernawati SpOG, dr Kartika SpA (K), dr Mahendra SpA, dan dr Arie Utariani SpAn. Bobot total bayi 4,395 gram. Ketua Tim Pusat Kembar Siam dr Agus Harianto SpA (K) menyatakan keadaan bayi cukup stabil.

Kondisi kembar dempet itu diketahui sejak dalam kandungan setelah sang ibu melakukan kontrol fetomaternal (deteksi dini kelainan genetik dan gangguan pembentukan organ) di RSU dr Soetomo.

Dokter melihat bayi berpotensi diselamatkan dan kondisinya cukup bagus. Orang tuanya memutuskan untuk mempertahankan bayi tersebut. "Nangisnya kuat," kata dr Agus kemarin (9/1). Dia menerangkan, liver dua bayi menyatu. Sementara usus bayi terpisah karena masing-masing bisa buang air besar.

Berdasar pemeriksaan jantung, Salma-Sofia memiliki jantung masing-masing. Namun, mereka mengalami patent ductus arteriosus (PDA). Yakni, kelainan yang biasa terjadi kepada bayi prematur. Ductus arteriosus-nya tetap terbuka. Padahal, bayi sudah lahir.

Ductus arteriosus merupakan pembuluh darah yang dibutuhkan bayi sebagai sistem pernapasan semasa dalam kandungan. Melalui ductus arteriosus, darah bayi dari bilik jantung kanan mengalir ke sekitar paru-paru.

Agus menerangkan, tim dokter akan mengevaluasi pemeriksaan jantung kedua bayi dalam 2 x 24 jam. Jika jantung tidak menutup, akan dilakukan tindakan. "Besok (hari ini, Red) dilakukan pemeriksaan ekokardiografi. Diharapkan, jantung masing-masing sudah menutup," terangnya.

Selain itu, bayi mengalami hiperlordosis. Artinya, bagian tulang belakangnya terlalu bengkok. Jika dibiarkan, hal tersebut dapat mengganggu pergerakan dan fungsinya. Karena itu, setelah operasi, segera dilakukan fisioterapi agar bisa normal.

Saat ini, tim dokter menjaga stabilisasi, mencegah terjadinya infeksi, dan menjaga omphalocele yang tipis supaya tidak pecah. Omphalocele adalah sebutan untuk cacat lahir ketika usus atau organ perut lainnya berada di luar tubuh karena lubang di daerah pusar. Lubang itu hanya tertutup lapisan tipis jaringan. Dokter juga melakukan oksigenisasi dan memberikan protein melalui infus untuk menjaga omphalocele. "Kami juga memberikan antibiotik ringan," jelasnya.

Dokter Agus memaparkan, pihaknya berencana memisahkan Salma-Sofia ketika berat badan keduanya mencapai 10 kilogram. Saat ini masing-masing bayi memiliki berat badan 5 kilogram. Diperkirakan, berat mereka mencapai 10 kilogram dalam 10 minggu lagi. "Tetapi, ketika ada sesuatu yang membahayakan jiwa kedua bayi, kami akan melakukan operasi emergensi," paparnya.

Dalam penanganan Salma-Sofia, lanjut dia, tim dokter kembar siam melibatkan 56 dokter. Mereka merawat bayi itu sesuai dengan kapasitas masing-masing. Selama persiapan operasi pemisahan, Salma-Sofia dirawat di RSU dr Soetomo. Jika kondisinya terus menunjukkan tren positif, mereka dipindahkan ke ruang rawat inap khusus bayi kembar. (ayu/c16/ayi/jpnn/pul)

Berita Terkait


Bayi Kembar Siam yang Sempat Bertahan 2 Bulan Akhirnya Meningal Dunia

Penuh Keceriaan, Bayi Kembar 5 Surabaya Rayakan Ultah Ke-3

Masih Tahap Pemulihan, Bayi Kembar Siam Sudah Dapat Minum

Bayi Kembar Siam Asal Lamongan Meninggal Dunia


Masih Tahap Pemulihan, Bayi Kembar Siam Sudah Dapat Minum

Bismillah, Pagi Ini Bayi Kembar Siam Khanisa-Khalisa Mulai Operasi Pemisahan

Bayi Kembar Siam Asal Lamongan Meninggal Dunia

Bayi Kembar Siam Asal Ternate Tiba di RSU dr Sutomo
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber