Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Banjir Akibatkan Petani Terancam Gagal Panen
Selasa, 09-01-2018 | 20:12
Oleh : Avrizal Ilmi
Berita Video : Banjir Akibatkan Petani Terancam Gagal Panen
Bojonegoro pojokpitu.com, Lebih dari 60 hektar tanaman padi di Desa Lebaksari dan Kalisari, Kecamatan Boerno Kabupaten Bojonegoro terancam gagal panen akibat terendam banjir luapan sungai Bengawan Solo sejak dua hari terakhir.

Puluhan hektar padi kini mulai rusak terendam air, hampir dipastikan kerugian mencapai jutaan puluhan juta rupiah. Kondisi ini membuat petani resah
 
Fadholi seorang petani menjelaskan, petani mengalami kerugian karena tingginya biaya saat proses tanam, pemupukan, dan perawatan. Banjir ini membuat tanaman padi rusak dan terancam gagal panen.
 
Genangan air setinggi setengah meter selain menggenangi lahan persawahan warga, juga mulai meluap ke area perumahan warga yang berada di sebelah bantaran sungai.
 
Sementara hingga saat ini, debit air Bengawan Solo masih menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan data dari pengelolaan sumber daya air wilayah sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, tercatat tinggi muka air Bengawan Solo berada pada posisi 13.88 piskal atau berada pada level siaga satu (hijau) dengan tren naik. (pul)

Berita Terkait


Banjir Akibatkan Petani Terancam Gagal Panen

Banjir Bengawan Solo Jadi Berkah Pencari Kayu Bakar

Diguyur Hujan 3 Jam, Jalan Protokol Bojonegoro Dikepung Banjir

Empat Kecamatan di Bojonegoro Diterjang Banjir Bandang

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber