Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Luhur Kayungga (Sekjen DKS), Andi (Ketua SEC), Wisnu (Sekjen SEC) dan R. Darmawan ( Koordinator Komite Bidang Usaha dan Kerjasama Antar Lembaga DKS) di Kantor DKS Balai Pemuda Surabaya
Gelar Konser, SEC Kembalikan Surabaya Sebagai Barometer Musik Rock Dunia
Sabtu, 06-01-2018 | 22:55 wib
Oleh : Endang Pergiwati
Surabaya pojokpitu.com, Geliat musik rock di Kota Surabaya bukan lagi sekedar even hiburan. Lebih dari itu, aktivitas para musisi rock telah turut memberi warna karakter Kota Surabaya.

Kota Surabaya pernah dikenal sebagai barometer musik rock Indonesia. Ini karena pada masa itu, para musisi mendapat ruang dan kesempatan untuk terus bereksplorasi dalam bidang musik rock. Tentu saja, ini tidak lepas dari peran dan dukungan pemerintah kota pada masa itu.

Salah satu bentuk dukungan itu adalah tersedianya ruang yang memadai untuk menggelar even musik rock, seperti Taman Remaja Surabaya dan Balai Pemuda. Sayangnya, dukungan pemerintah kota Surabaya terhadap aktivitas para musisi rock tidak lagi seperti dulu. Bahkan sejumlah pegiat even musik rock mengeluhkan tidak adanya perhatian dan dukungan pemerintah terhadap perkembangan musik rock di Surabaya. Salah satunya, Surabaya Even Community (SEC) yang kerap menggelar even musik rock ini seringkali harus berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah.

"Dalam tiga tahun terakhir kami sudah menggelar 16 even musik rock. Semua even kami adakan secara swadaya. Tanpa sponsor dari perusahaan besar maupun dukungan pemerintah. Bahkan sejak ada perpustakaan di Balai Pemuda, kami sudah tidak diijinkan menggelar even musik rock di sana," papar Andi selaku Ketua SEC.

Andi menambahkan, pihaknya hanya bisa mengadakan even tersebut di Taman Remaja Surabaya (TRS). Untung saja, di tempat itu, pihaknya mendapat dukungan penuh dari pihak pengelola TRS, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar di sana.

Kendati tidak mendapat dukungan memadai dari pemerintah, pihaknya tetap senantiasa menggelar even musik rock. Tujuannya, mewadahi para musisi rock Surabaya agar dapat terus berkarya, baik para musisi generasi senior maupun musisi pemula. "Surabaya harus kembali menjadi macan musik rock di Indonesia," tegas Andi.

Sementara Wisnu, Sekjen SEC, menambahkan, pihaknya berharap Surabaya tidak hanya menajdi barometer musik rock untuk Indonesia, melainkan di tingkat internasional. "Tielman Brothers merupakan grup musik rock tertua dunia yang berasal dari Indonesia yang mulai berdiri tahun 1947. Di Belanda, mereka dikenal dengan nama Indorock, karena beraliran rock and roll. The Tielman Brothers menjadi perintis musik rock di dunia internasional di tahun 1950an. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones," papar Wisnu yang juga mantan pemain bass.       

Dengan semangat untuk terus menggelorakan musik rock di Surabaya inilah, SEC berencana mengadakan Surabaya Rock Party pada tanggal 13 dan 14 Januari 2018 di Taman Remaja Surabaya. Istimewanya, pada even yang digelar 2 hari ini, mereka akan menampilkan 44 grup musik rock dari 3 generasi.

Untuk even tersebut, SEC juga menggandeng Dewan Kesenian Surabaya (DKS), sebagai pihak yang menaungi berbagai aktivitas kesenian masyarakat Kota Surabaya.

"Surabaya Rock Party ini adalah bentuk dedikasi para pegiat musik rock terhadap eksistensi musik rock itu sendiri di tengah kota Surabaya. Dedikasi ini yang telah dibuktikan melalui gerakan nyata SEC, seharusnya juga menjadi perhatian pemerintah kota. Artinya, pemerintah harusnya bisa mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas mereka," tutur Luhur Kayungga, Sekjen DKS.

Senada dengan itu, R. Darmawan, Koordinator Komite Bidang Usaha dan Kerjasama Antar Lembaga DKS, menanggapi, even musik rock ini seharusnya menjadi refleksi bagi pemerintah bahwa musik rock telah menjadi bagian dari aktivitas kesenian kaum muda Kota Surabaya. "Sudah seharusnya pemerintah memberikan dukungan, tidak malah mempersulit perijinan dan prosedural pagelaran musik rock yang akan digelar di Surabaya," lanjutnya.(end)



Berita Terkait


Gelar Konser, SEC Kembalikan Surabaya Sebagai Barometer Musik Rock Dunia


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber