Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Penipuan Bermodus Sembako Murah Bertambah
Sabtu, 06-01-2018 | 08:17 wib
Oleh : Syaiful Anwar dan Muhammad Arif
Sumenep pojokpitu.com, Seluruh warga di desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, menjadi korban penipuan bermodus sembako murah. Modusnya seorang warga menjual beras dan minyak goreng dengan harga murah.

Pelaku Nia Ekawati penjual sembako murah, telah menipu pembeli hingga Rp 1 milyar. Sementara tersangka saat ini sudah kabur dan tidak dikatahui keberadaannya.

Wiwik, salah satu pembeli mengaku, awalnya pihaknya tertarik karena minyak dan beras yang dijual pelaku sangat murah. Sehingga ia bermaksud menjual kembali. Bahkan ia lebih percaya lagi ketika tersangka membawa nama anggota DPR RI.

Sementara Kapolsek kota Sumenep, AKP Widiarti, yang menemui para korban, akan memediasi kepada keluarga pelaku. Karena kebanyakan korban masih berharap uang mereka kembali. "Sementara total kerugian belum dipastikan, karena masih mendata korban penipuan lainnya," kata AKP Widiarti.

Sejak awal Desember lalu, tersangka Nia Ekawati telah kabur meninggalkan keluarganya. Hingga kini keberadaan tersangka masih belum diketahui, pihak aparat kepolisian akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa menemukan keberadaan tersangka. (pul)

Berita Terkait


Ratusan Warga Berdesakan untuk Beras Gratis di Klenteng

Ribuan Warga Rela Berdesakan Demi Dapatkan Sembako Gratis

Warga Tionghoa di Jombang Bagi Sembako Kepada Waraga Kurang Mampu

Ribuan Warga Berdesakan Untuk Mendapatkan Paket Sembako Murah


Ribuan Warga Berdesakan Untuk Mendapatkan Paket Sembako Murah

Demokrat Jatim Sediakan 3 Ribu Pak Sembako Murah untuk Warga Surabaya

Sensasi Ngabuburit, Off Roader Bagi Sembako Dan Bersih-Bersih Masjid

Berebut Harga Murah Baju Bekas dan Sembako Untuk Lebaran
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber