Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Hutang Obat Rp 9 Milyar, di Rumah Sakit Ini Pasien Terancam Terlantar
Kamis, 04-01-2018 | 13:14 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Berita Video : Hutang Obat Rp 9 Milyar, di Rumah Sakit Ini Pasien Terancam Terlantar
Probolinggo pojokpitu.com, Ribuan pasien rawat jalan dan rawat inap di Rumah Sakit dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo, dalam beberapa bulan terakhir ini diliputi keresahan. Penyebabnya rumah sakit ini mengalami krisis obat, hingga berhutang Rp 9 milyar.

Saat ini pasien harus membeli obat di luar rumah sakit. Padahal obat itu seharusnya masuk dalam daftar resep BPJS. Seperti obat penurun panas paracetamol, obat alergi seperti ctm, obat syaraf tidak ada di apotek rumah sakit.
 
Yuniati Ningsih misalnya, keluarga pasien ini sangat menyayangkan obat penurun panas di apotek rumah sakit tidak tersedia, dan terpaksa harus membeli di apotik luar. Hal sama dialami Farida, pasien rawat jalan di poli penyakit syaraf, harus gigit jari saat menebus obat vitamin tulang.
 
Tidak hanya itu, ternyata keluhan pesien juga dirasakan oleh sejumlah dokter spesialis di rumah sakit ini. Mereka menyayangkan sejumlah obat penting tidak ada di rumah sakit.

Dr Bambang Sukotjo, salah satu dokter Spesialis Anastesi, mengatakan, kejadian ini karena rumah sakit memiliki hutang Rp 9 milyar ke distributor obat.

Sementara itu menurut Retno Febi Ariati, Pelaksana Tugas Wakil Direktur Rumah Sakit dr Mohamad Saleh mengatakan, hutang Rp 9 milyar dikarenakan BPJS juga menunggak hutang ke rumah sakit sebesar Rp 21 milyar. Dengan kondisi seperti ini, bukan tidak mungkin pasien bakal terlantar. (pul)

Berita Terkait


Hutang Obat Rp 9 Milyar, di Rumah Sakit Ini Pasien Terancam Terlantar

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber